SuaraJabar.id - PT LIB telah mengirim surat ihwal permintaan izin pelaksanaan kompetisi sepak bola pada Februari 2021 ke Polri. Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita. Namun, hingga kini PT LIB belum mendapat tanggapan atau jawaban dari Polri.
Seperti diketahui, Liga 1, 2, dan 3 direncanakan kembali bergulir pada Februari 2021, setelah rencana sebelumnya, yaitu melanjutkan kompetisi pada Oktober 2020 urung terlaksana karena tak ada izin dari kepolisian.
"Kami sudah mengirimkan surat kepada Kepolisian, tapi sampai sekarang belum ada respons," kata Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi oleh awak media lewat pesan WhatsApp, Rabu (30/12/2020).
"Hari ini saya akan tanyakan lagi kepada Kepolisian bagiamana nasib kelanjutan dari kompetisi ini," sambungnya.
Lelaki berusia 55 tahun itu menambahkan, pihaknya pernah mendapat respons yang cukup positif. Namun, lagi-lagi semua keputusan bergantung pada kondisi pandemi di Indonesia saat ini.
"Jujur, secara personal mereka semua 'welcome' dan semua siap dukung kompetisi ini," ungkapnya.
"Tapi sekarang tinggal melihat kondisi terkini soal pandemi yang diberitakan katanya semakin mengkhawatirkan."
"Saya juga berharap, mudah-mudahann pandemi melandai dan Kapolri bisa segera memutuskan liga bisa lanjut pada bulan Febuari 2021 mendatang. Karena itu sangat penting buat kami dan klub," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Pengamat Boni Hargens Soal Revisi UU Polri: Hilangkan Prasangka Buruk Terhadap Polri
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Mengaku Pasutri tapi Ogah Tunjukkan Buku Nikah, Pelaku Penyekapan di Bandung Dikenal Arogan
-
Ungkap Jejak Kekerasan DPO Taufik Hidayat, Polda Jabar Periksa Mantan Istri Pelaku
-
Fahira Idris Desak 7 Langkah Darurat Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung
-
Kapolda Jabar Tegaskan Buru Taufik Hidayat: Kami Tidak Memberi Ruang bagi Pelaku Kekerasan
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku