Jenazah Diego Maradona terancam diawetkan. Hal itu harus dilakukan jika DNA-nya diperlukan buntut sengketa perebutan harta warisan peninggalan legenda Argentina tersebut.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Diego Maradona meninggal dunia pada 25 November lalu. Berselang sehari, Maradona dimakamkan di daerah luar Buenos Aires.
Namun, Maradona belum bisa beristirahat dengan tenang karena terjadi konflik di keluarganya. Diketahui ada 16 orang yang berebut harta warisan Maradona.
Dilaporkan Reuters, 17 Desember 2020, pengacara Maradona sebelumnya mengatakan bahwa sampel DNA sudah ada. Kendati demikian, pengadilan Argentina mengatakan bahwa jenazah legenda Napoli itu tidak boleh dikremasi.
Dalam laporan itu disebutkan Maradona memiliki lima anak yang memang diakuinya. Akan tetapi, ada enam orang yang mengaku sebagai anaknya, buah dari hubungan gelap Maradona semasa hidupnya.
Salah satu dari enam anak tersebut yang bernama Magali Gli meminta agar tes DNA dilakukan untuk mengetahui bahwa dia adalah anak kandung dari Maradona.
"Nyonya Gli meminta agar tes dilakukan, dan untuk tujuan ini kantor kejaksaan mengirim sampel DNA," pernyataan dari Pengadilan Nasional Tingkat Pertama untuk masalah perdata no.56.
Sementara itu, menurut laporan The Sun, harta kekayaan Maradona total mencpai 37 juta poundsterling (sekitar Rp 697 miliar). Harta tersebut terdiri dari uang yang disimpan di bank Swiss, Dubai, dan Buenos Aires.
Ada juga beberapa properti dan kendaraan mewah dari legenda Napoli tersebut. Belum lagi, Maradona masih memiliki kontrak dengan iklan dari merek ternama.
Baca Juga: Penghormatan Liverpool Bagi Gerard Houllier, Manajer Peraih Gelar Treble
Berdasarkan hukum di Argentina, semua anak Maradona yang diakui atau tidak bisa mendapatkan harta warisan dengan dibagi rata. Meski begitu, lima anak yang diakui Maradona tidak terima jika hal tersebut dilakukan karena tak adil.
Mengenang Kehebatan 'Don Diego'
Diego Maradona merupakan pesepak bola yang paling fenomenal di abad 20. Ia terkenal dengan gol 'Tangan Tuhan'-nya di baba perempat final Piala Dunia 1986 kontra Inggris yang berakhir dengan skor 2-1.
Kemenangan tersebut pada akhirnya mengantar Argentina sebagai juara Piala Dunia yang pada tahun itu digelar di Meksiko.
Di kancah domestik sejumlah klub pernah dibela oleh Maradona. Termasuk tim papan atas Argentina Boca Juniors dan klub kuat Eropa Barcelona.
Akan tetapi yang paling dikenang dari Maradona di kancah domestik adalah kiprahnya bersama Napoli. Napoli yang ketika itu hanyalah tim guram, diantar Maradona sebagai klub papan atas Italia yang disegani.
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Hat-trick Messi di Piala Dunia 2026, Batas Cristiano, dan Mitos Maradona
-
7 Pemain Top Eropa Ini Absen di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?
-
Menyusuri Al Balad, Kota Tua Jeddah yang Menyimpan Jejak Peradaban Berabad-Abad
-
'Bukan Peminta-minta!' Gerindra Tegaskan Prabowo Datang ke Eropa Sebagai Pemilik Komoditas Strategis
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi