SuaraJabar.id - Pemain bertahan Persib Bandung, Nick Kuipers menganggap klubnya seperti Ajax-nya Indonesia karena setiap orang di Tanah Air bermimpi bisa bermain di klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut.
Dikutip dari media Belanda 1Limburg, Minggu, Nick Kuipers mengaku kagum dengan sambutan pendukung Persib saat tiba di Bandung musim lalu.
Sedikitnya 40 ribu suporter selalu menyaksikan langsung di tribun kala Maung Bandung menjamu lawan-lawannya di kandang.
Bahkan ketika timnya bermain tandang, tidak sedikit pula Bobotoh yang mendukung langsung. Dengan kondisi itu, ia tidak ragu menyebut bahwa Persib merupakan Ajax-nya Indonesia.
"Ini Ajax Indonesia. Mereka memiliki pendukung di seluruh negeri. Itu sangat fantastis," ujar Nick.
Nick saat ini tengah berada di Belanda sembari menunggu kejelasan kompetisi Liga 1 2020-2021. Untuk menjaga kebugaran selama kompetisi vakum, Nick mengikuti latihan bersama klub lamanya, MVV Maastricht.
Kepada media Belanda itu, Nick juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kultur sepakbola yang luar biasa. Di setiap penjuru negeri, orang-orang sangat gila akan olahraga paling populer di dunia itu.
"Ini negara dengan budaya sepakbola yang luar biasa. Orang-orangnya memang hidup untuk olahraga ini. Tapi juga merupakan negara yang sibuk, di mana perbedaan populasi lebih besar dibanding di sini (Belanda)," katanya menambahkan.
Nick mengaku awalnya tidak tahu-menahu soal Persib sebelum agennya menyarankan untuk bermain di Indonesia. Setelah berbincang dengan rekan senegaranya yang pernah bermain di Indonesia, Nick pun tidak ragu untuk mengambil keputusan tersebut.
Baca Juga: Mimpi Kiper Timnas Indonesia U-19 Main di Klub Eropa
Pemain berusia 28 tahun ini juga mengatakan tidak pernah menyesali keputusannya berkarier di Indonesia, walau sebenarnya dia memiliki kesempatan untuk memperkuat klub Eredivisie maupun klub kasta kedua Belanda.
Sejumlah pengalaman buruk yang didapat ketika berkarier di Indonesia pun tidak menyurutkan niatnya bertahan di Persib.
"Banyak pemain yang pulang ke Belanda setelah beberapa saat berkarir di luar negeri. Tapi tentu saja itu tidak berlaku buat saya. Walau tidak ada lapangan sintetis atau tak menggunakan VAR, bukan masalah buat saya," kata Nick.
"Saya sudah mengalami beberapa kejadian, hal kotor, lemparan batu yang menembus jendela bus, stadion penuh, dan terbang menggunakan pesawat untuk laga tandang," pungkas pemain kelahiran Maastricht, Belanda itu.
[Antara]
Berita Terkait
-
GBLA Membara! Ribuan Bobotoh Suntik Semangat Persib Sebelum Tarung di Markas Persija
-
Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Tegas: Bobotoh Jangan Datang ke GBK Bisa Celaka
-
Kerim Memija Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Main di GBK, Didukung Jakmania, Kami Favorit
-
Izin Polisi Laga Persija vs Persib di SUGBK Sudah Terbit, Suporter Diminta Jangan Bikin Ulah
-
Kerim Memija Paham Panasnya Persija Jakarta vs Persib: Macan Kemayoran Wajib Menang
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Bupati Bogor : Kebakaran TPA Galuga Meluas Hingga 7,1 Hektare
-
BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Mudahkan Akses Finansial Diaspora
-
Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi
-
Dari Modal Kecil Hingga Naik Kelas, BRI Dampingi Pelaku UMKM: Simak Karya Insan BRI M A Hasibuan
-
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ratusan Masker Gratis Dibagikan untuk Warga