SuaraJabar.id - Ratusan warga Kabupaten Kuningan mendeklarasikan Front Persatuan Islam di depan Masjid Syiarul Islam Kuningan, Senin (4/1/2021).
Deklarasi ini digelar usai pemerintah melarang aktivitas dan penggunaan atribut Front Persatuan Islam (FPI).
Massa yang hadir berjejer di depan Masjid Syiarul Islam Kuningan, Terlihat pria, wanita dan beberapa anak kecil yang mengikuti kegiatan itu.
Deklarasi ini sendiri mendapat pemngawalan ketat dari aparat keamanan.
"Atas doa dan dukungan para habaib, para ulama, tokoh masyarakat, mahasiswa, aktivis dan santri dari berbagai elemen yang ada di Kabupaten Kuningan mendeklarasikan kendaraan perjuangan baru Umat Islam Kuningan, khususnya menjaga agama, bangsa dan NKRI dengan nama Front Persatuan Islam," ujar Ismail yang didaulat untuk membacakan deklarasi dikutip dari channel Youtube Front Islam.
Ia menjelaskan, Front Perjuangan Islam Kuningan bakal tunduk dan patuh pada keputusan pimpinan terkait lambang dan aturan organisasi.
"Dengan lambang dan ketentuan-ketentuan yang akan diberitahukan kemudian hari setelah Rapimnas Front Persatuan Islam secara nasional," ujarnya.
Usai dideklarasikan, Front Perjuangan Islam Kuningan bakal mendatangi DPRD Kabupaten Kuningan untuk mempertanyakan perkembangan kasus pembunuhan 6 Laskar FPI beberapa waktu lalu.
"Insya Allah akan dilakukan pada hari Kamis tepatnya di Gedung DPRD," tandasnya.
Baca Juga: Rekening FPI Diblokir, Mabes Polri: Tak Berkaitan dengan Kasus Laskar
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA
-
QLola by BRI Berikan Layanan Menarik, Dukung Pengelolaan Payroll Perusahaan Lebih Tertata
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Ditunda: Ini 7 Fakta di Balik Batalnya Tol Jagoratu 2026
-
Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga