SuaraJabar.id - Samsung Electronics Indonesia siap bersaing di pasar handphone tahun 2021 ini. Mereka segera merilisi line up produk dengan keunggulan di sektor performa.
Samsung menilai, konsumen pasca pandemi mementingkan performa, termasuk baterai, pada ponsel yang ingin mereka beli.
Manajer Pemasaran Produk Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Irfan Rinaldi, baterai merupakan salah satu dari tiga besar faktor penentu konsumen membeli ponsel.
Baterai yang besar akan membantu pengguna berkegiatan dengan ponsel dan mereka tidak harus sering tersambung ke aliran listrik untuk mengisi daya ponsel.
"Untuk mendukung segala kegiatan konsumen, mereka butuh baterai kapasitas besar," kata Irfan kepada wartawan, Selasa (5/1/2021).
Selain baterai, konsumen, khususnya yang ingin membeli ponsel di kelas entry level, juga memperhatikan kapasitas memori ketika membeli ponsel. Alasan utamanya adalah agar bisa melakukan multitugas atau tetap lancar meski pun sering berpindah-pindah aplikasi.
Kegiatan yang saat ini berpusat pada teknologi, seperti bekerja dan belajar dari jarak jauh, juga menuntut konsumen memiliki gawai dengan kapasitas yang besar.
Sejak berkegiatan dari jarak jauh, pengguna seringkali memerlukan aplikasi untuk menunjang pekerjaan, belajar atau kegiatan sehari-hari, misalnya memasang aplikasi konferensi video dan belanja online.
"Apalagi sekarang ini sering membuat video," kata Irfan.
Baca Juga: Samsung Galaxy A02s Resmi Meluncur, Dibanderol Rp 1 Jutaan
Samsung dalam kurun waktu kurang dari dua minggu sudah meluncurkan dua gawai di Indonesia, yakni Galaxy A12 dan Galaxy A02s, keduanya memiliki kapasitas baterai yang cukup besar.
Selain seri Galaxy A, Samsung juga memiliki seri Galaxy M yang memang dibekali baterai lebih besar, menyasar konsumen yang sering berkegiatan di luar ruangan.
Salah satu model di seri M, Galaxy M memiliki baterai sebesar 7.000mAh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih
-
KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati
-
Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat
-
Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia