SuaraJabar.id - Ade, istri salah satu anak buah kapal (ABK) yang kapalnya tenggelam di perairan Korea Selatan belum bisa merasa tenang.
Kapal Myeong Minho 32 tempat suaminya bekerja hilang di perairan dekat Pulau Jeju, Korea Selatan pada pada Selasa (29/12/2020), ia belum mendapat kejelasan mengenai kondisi suaminya.
Ade adalah istri dari IHP, satu dari tiga WNI yang bekerja sebagai ABK di kapal Myeong Minho 32.
Ia mengatakan sangat syok atas peristiwa yang menimpa suaminya tersebut di Korea Selatan. Ia mengaku, terakhir komunikasi dengan suaminya sesaat sebelum kejadian.
"Pastinya sedih dengan kejadian yang menimpa suami saya. Terakhir saya komunikasi dengannya saat kejadian. Jadi saya lihat handphonenya aktif dan dibalas dua kali, tapi setelah itu hanya dilihat saja," ungkap Ade, Jumat (8/1/2021).
Ia mengungkapkan sudah sepuluh bulan suaminya tersebut menjadi ABK di Korea Selatan. Ia sangat berharap suaminya cepat ditemukan dalam kondisi apa pun.
"Semoga ada kabar baik dari peristiwa yang menimpa suami saya," harapnya.
Seperti diketahui, sebuah kapal penangkap ikan 32 Myongminho terbalik di laut dekat Pulau Jeju, Korea Selatan. Sebanyak 3 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia dinyatakan hilang.
Peristiwa itu juga membuat, Perdana Menteri Korea Selatan membentuk operasi gabungan yang terdiri dari 964 personel dan mengerahkan 8 kapal selam untuk mencari ketiga WNI yang hilang.
Baca Juga: Sempat Mau Muntah, Wanita Ini Kaget Bawang yang Digoreng Utuh Ternyata Enak
IHP warga Blok Cibasale, RT 01/12, Kelurahan Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, adalah salah satu korban tenggelam kapal di Korsel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Dirikan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum BRI Peduli di NTT
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka
-
Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas
-
Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan