SuaraJabar.id - Pemain Manchester United Bruno Fernandes mengatakan jika ia sangat sedih dan kecewa menyusul kegagalan timnya melaju ke partai final Piala Liga Inggris.
Kesedihan tersebut diutarakan pemain asal Portugal itu lewat akun Instagram pribadinya, yang ditujukan bagi penggemar Manchester United.
“Saya sangat sedih dan kecewa karena sekali lagi tidak mencapai final," tulis Fernandes.
Manchester United tersingkir di semifinal Piala Liga Inggris setelah menelan kekalahan telak 0-2 dari Manchester City di Old Trafford, Kamis (7/1/2021).
Di sepanjang laga, United yang hanya mampu menguasai bola sebanyak 39 persen tak mampu berbuat banyak. Meski berhasil menahan gempuran tim besutan Josep Guardiola di 45 menit babak pertama, di babak kedua, gawang mereka pun kebobolan.
Gol pertama City dicetak oleh John Stones di menit ke-50. Sementara gol pengunci kemenangan Manchester Biru dibukukan oleh Fernandinho di menit 83.
Dengan kemenangan tersebut, City berhak atas tiket final Piala Liga Inggris musim ini. Di mana mereka telah ditunggu oleh tim besutan Jose Mourinho, Tottenham Hotspur.
Ini juga menjadi final Piala Liga Inggris keempat kalinya bagi City secara beruntun. Di tiga edisi sebelumnya, tim arahan Pep Guardiola itu selalu jadi juara.
Sementara di lain sisi, kemenangan City tersebut menandakan belum berakhirnya kutukan Manchester United di semifinal sejumlah kompetisi bersama Ole Gunnar Solskjaer.
Baca Juga: Amad Diallo Unggah Surah Al-Furqan Usai Gabung Manchester United
Selama ditukangi manajer asal Norwegia itu, United selalu keok di empat pertandingan semifinal.
Musim lalu, MU tampil di tiga semifinal di tiga kompetisi berbeda. Ketiganya berakhir dengan kekalahan bagi Manchester Merah.
Di Piala Liga Inggris 2019/2020, MU juga disingkirkan oleh City di babak semifinal. Sementara di Piala FA, harapan MU untuk melangkah ke final dikandaskan oleh Chelsea.
Terhenti di semifinal Piala Liga Inggris, bukan berarti United telah kehilangan kans meraih gelar musim ini.
Karena saat ini United yang masih mengantongi satu pertandingan lebih banyak, berada di posisi dua klasemen sementara Liga Premier dengan 33 poin. Sama seperti Liverpool yang berada di puncak.
"Banyak yang harus kami perjuangkan, tetapi kami harus belajar dan memahami bahwa kami tidak dapat melakukan kesalahan yang sama lagi," sambung Fernandes.
"Kami perlu melakukan upaya untuk lebih meningkatkan dan mampu memperjuangkan trofi!"
Berita Terkait
-
Angkat Topi untuk Benjamin Sesko tapi Carrick Akui Lini Depan Manchester United Tumpul
-
West Ham 'Menelanjangi' Keterbatasan Skuad Manchester United Asuhan Carrick
-
Viral! Ditahan Imbang West Ham, Fans Manchester United Puasa Cukur Rambut Hampir 500 Hari
-
Maaf AC Milan, Manchester United Ingin Perpanjang Kontrak Harry Maguire
-
Tak Terkejut, Michael Carrick Puji Kualitas Benjamin Sesko
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Awas Serangan Jantung: Kenali Gejala, Waspadai Risiko dan Kapan Harus Skrining Rutin
-
Update Longsor Cisarua: Tim DVI Polda Jabar Berhasil Identifikasi 80 Jenazah
-
Jadwal KRL Terakhir Malam Ini 10 Februari 2026 Jakarta-Depok-Bogor
-
Perumda BPR Cirebon Dicabut Izin, Kejari Pastikan Kasus Korupsi Tetap Jalan: Tunggu Audit BPK
-
Fenomena Negara Suap Negara, KPK Bongkar Kongkalikong PN Depok dan Anak Usaha Kemenkeu