SuaraJabar.id - Selama dua dekade ini, ada kecenderungan penduduk di Pulau Jawa pindah ke pulau lain.
Meski jumlahnya tak signifikan, namun hal ini membuat persentase penduduk Indonesia yang tinggal di Pulau Jawa merosot.
kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyebut, berdasarkan data hasil Sensus Penduduk 2020 (SP2020) hingga September 2020, jumlah persentase penduduk Indonesia yang tinggal di Pulau Jawa terus merosot.
Sebaliknya, jumlah persentase penduduk di Pulau Kalimantan meningkat.
"Kalau kita bandingkan hasil Sensus Penduduk 2020 dengan hasil Sensus Penduduk sebelumnya, sebenarnya terjadi pergeseran penduduk antarpulau dari waktu ke waktu," kata Kepala BPS Suhariyanto dilansir Antara, Kamis (21/1/2021).
Suhariyanto menjelaskan persentase jumlah penduduk yang tinggal di Jawa tahun 2000 tercatat mencapai 59,1 persen.
Pada 2010 persentasenya berkurang menjadi 57,7 persen, dan pada 2020 menjadi 56,10 persen dengan total 151,6 juta jiwa.
Sebaliknya persentase penduduk di Kalimantan meningkat dari 5,5 persen pada 2000 menjadi 6,15 persen pada 2020.
"Namun harus diakui pergeseran ini berjalan sangat lambat karena terkait erat dengan potensi ekonomi dan juga infrastruktur yang ada," imbuhnya.
Baca Juga: Survei BPS 2020: Dibanding Lelaki, Perempuan Lebih Patuh Protokol Kesehatan
Suhariyanto mengatakan berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020 (SP2020) hingga September 2020 sebanyak 151,6 juta jiwa penduduk Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Jumlah tersebut setara dengan 56,10 persen dari total 270,2 juta jiwa penduduk Indonesia dalam Sensus Penduduk 2020.
Sebaran penduduk terbesar kedua terdapat di Pulau Sumatera dengan jumlah penduduk sebanyak 58,56 juta orang (21,68 persen), disusul Pulau Sulawesi dengan sebaran sebesar 7,36 persen (19,9 juta jiwa) dan Pulau Kalimantan dengan sebaran sebesar 6,15 persen (16,6 juta jiwa).
Sedangkan sebaran penduduk di wilayah Bali-Nusa Tenggara sebesar 5,54 persen atau 15 juta penduduk dan Maluku-Papua 3,17 persen dengan 8,6 juta jiwa.
"Kita bisa lihat pulau terpadat adalah Jawa dengan luas hanya 6,75 persen dari total wilayah Indonesia, sehingga kepadatan penduduk di Pulau Jawa sebesar 1.171 jiwa per kilometer persegi," kata Suhariyanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Gara-Gara Utang Rp30 Ribu, Dua Pria di Sukabumi Duel Pakai Golok, Satu Luka Berat
-
Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing
-
BRILink Agen Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Masuk Kategori Jawara dan Juragan
-
Survei Arawicaksa Institute: Abdul Muti dan Amran Sulaiman Menteri dengan Penilaian Tertinggi
-
Kasus Pembubaran Ibadah, Sajajar Minta Penegakan Hukum Tak Berhenti di Penetapan Tersangka