SuaraJabar.id - Seorang food vlogger mengungkap kisah di balik viralnya sebuah warung Mi Kocok Bakso Bandung yang dikabarkan sepi pengunung sejak diulas oleh seorang pengguna TikTok.
Mirisnya, warung tersebut sepi pembeli hanya karena konten TikTok yang vral tersebut.
Penasaran dengan kebenaran ulasan tersebut, food vlogger ini membongkar rasa sebenarnya dari makanan di warung tersebut.
Sebuah tempat makan dikabarkan sepi akibat ulasan dari pengguna TikTok yang tidak bertanggung jawab. Dalam video, si pemilik akun menilai buruk kedai makan bernama Mie Kocok Bakso Bandung.
Selain mengatakan harga makanan yang dijual cukup mahal, ia juga memberikan nilai 3/10 untuk kedai yang ada di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur ini.
"Bakso mahal di Rawamangun, gak recomended. Tiga bakso kosong, dua aqua dan satu es teh manis harganya Rp 75.000. Jangan ke sini guys," ujarnya dalam video.
Video itu lantas menjadi viral dan berdampak pada kedai tersebut. Hal inipun membuat banyak food vlogger lain penasaran dan datang mencoba mie kocok bakso yang disajikan di sana. Salah satunya adalah Anak Kuliner.
Dalam kanal YouTubenya, lelaki bernama Felix Kurniawan ini bertemu langsung dengan si penjual dan menjelaskan jika kedatangannya ke kedai tersebut karena penasaran melihat ulasan viral di TikTok.
"Pak ini saya ke mari nih, Pak. Gara-gara kontem TikTok, Pak. Itu kasusnya gimana tuh pak?," tanya food vlogger dengan 854 ribu subscriber tersebut.
Baca Juga: TikTok Digugat Rp 13,1 Miliar karena Lagu Virgoun Teguh Putra
"Yaa itu saja sih, ada yang iseng," kata si penjual. Saat ditanyakan apakah hal tersebut memengaruhi penjualannya, ia pun menjawab jika konten tersebut lumayan memengaruhi penjualan kedainya.
Untuk masalah harga yang dibilang terlalu mahal, seporsi mie kocok bakso Bandung ini sebenarnya hanya dijual Rp20 ribu seporsi. Felix pun mengatakan jika harga ini sebenarnya cukup wajar dan tidak terbilang mahal.
Menurut si penjual, orang tersebut mungkin adalah orang baru dan hanya memiliki niat iseng hingga memberi ulasan yang negatif terhadap kedai Mie Kocok Bakso Bandung ini. Padahal, kedai ini merupakan cabang dari kedai pertamanya, yang buka sejak tahun 1980-an.
"Rp20 ribu, dengan ruko sebesar ini masuk akal banget. Sangat-sangat masuk akal," kata dia.
Tak perlu menunggu waktu lama, Felix pun segera mencoba menu yang telah tersaji di depannya. Di dalam semangkuk mie kocok bakso seharusnya terdapat mi bihun, mi kuning, tauge, bakso, dan potongan kikil.
Tapi, karena lelaki berkacamata ini tak menyukai kikil, ia pun menyantap menu tersebut tanpa kikil. Ia pun mulai mencoba kuahnya yang terlihat bening dan tidak berminyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
ORI030 Resmi Ditawarkan, BRI Perluas Pilihan Investasi bagi Masyarakat
-
Siapa Pemilik Asli Rumah Mewah Parahyangan Golf? Petugas Keamanan Bongkar Fakta Mengejutkan
-
Program AURA BRI Peduli Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing Kelompok Wanita di Bogor
-
Cegah Kelumpuhan Permanen, Metode Intervensi Vaskular Jadi Titik Terang Pengobatan Stroke