SuaraJabar.id - Wisata menyusuri derasnya aliran air sungai banyak diminati meski menantang adrenalin. Tarif yang dipatok pengelola wisata arung jeram biasanya berkisar Rp150 ribu hingga Rp400 ribu per orang.
Namun di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Anda dapat menguji adrenalin mengarungi derasnya arus sungai dengan biaya hanya Rp15 ribu per orang.
Sensasi yang bakal didapatkan juga berbeda dari arung jeram pada umumnya. Jika biasanya wisata arum jeram menggunakan perahu karet untuk mengarungi sungai, di Sedekan River Tubing Ciamis wisatawan diajak untuk mengarungi derasnya Sungai Cileuer menggunakan ban karet.
Anda akan menyusuri trek sepanjang 2,5 km untuk wahana Tubing ini.
"Satu ban itu dinaiki per orang. Biasanya ini dimainkan per grup. Satu grup bisa sampai 10-15 orang," ujar Elan Rahlan, pengelola wisata Sedekan River Tubing dilansir TIMES Indonesia-jejaring Suara.com, Senin (25/1/2021).
"Kalau hujan, main Tubing ini akan lebih seru lagi. Soalnya sungainya menjadi semakin deras dan kita akan semakin menikmati adrenalin dengan air yang mengayunkan ban kita dengan cepat," ujarnya.
Anda tak perlu khawatir karena akan didampingi oleh pemandu profesional di setiap wahana di Sedekan River Tubing.
"Kalau di wahana Tubing didampingi 5-6 pemandu," tuturnya.
Anda cukup mengeluarkan uang Rp15 ribu per orang untuk setiap wahana. Wisata Sedekan River Tubing Ciamis ini berada di Kampung KB, Desa Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Sekitar 15-20 menit dari kawasan perkotaan.
Baca Juga: Petani: 15 Tahun Ini Tak Temukan Lagi Kukang Jawa di Pegunungan Sawal
Ada pula wahana permainan Ayun Ambing. Anda bisa merasakan ketinggian dengan cara terbang di atas sungai yang deras dan mengarungi jeramnya sungai dengan tubing.
"Wahana Ayun Ambing membuat kita berayun di atas sungai Cileuer. Kedua tangan kita akan bergelantungan di atas, lalu talinya diayunkan dari bawah oleh pemandu wisata sekuat tenaga," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ajak Demo Turunkan Presiden Lewat TikTok, Wanita di Ciamis Diciduk Polisi
-
Bagaimana "Pamali" Menjadi Cara Masyarakat Kampung Kuta Menjaga Hutan Adat?
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 114 Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon dan Tersapu Angin!
-
Oni Junianto Resmi Pimpin PB FAJI, Arung Jeram Indonesia Siap Melangkah Maju
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur
-
'Rereongan Sangkan Waluya', Jargon Hilal Firmansyah yang Kian Memikat