Ilustrasi ambulans covid-19. (ANTARA/HO-TPU Pondok Ranggon).
"Kasihan udah 3 kali nyasar, inget zaman aku travelling dulu ngikutin google maps malah dibawa ke dalam hutan-hutan nggak jelas. Untung nanya-nanya ke warga jadi bisa langsung ketemu arah tujuan, jadi lebih baik bertanya dulu daripada langsung ngikutin google," tulis warganet dengan akun @mhu.salam***.
"Lah petugas ambulansnya buta Depok sama sekali apa gimana??? Itu ambulans dari rumah sakit mana???" tulis warganet dengan akun @sudiyawanpri***.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Baca Juga: Ambulans Jenazah COVID-19 Depok Nyasar ke Rumah Warga Ikuti Google Maps
Berita Terkait
-
Cara Pantau Macet via Google Maps, Tips Mendapatkan Rute Perjalanan Terbaik
-
Pantau KRL Kini Bisa Lewat Google Maps, Ini Caranya
-
Geger Kemunculan Kode 'Help' dan 'Trafico' di Google Maps Los Angeles, Ternyata Ini Artinya
-
Cegah Tidak Tersesat, Ini 4 Tips Berpergian Jauh Pakai Google Maps
-
Cara Kembali ke Masa Lalu lewat Google Maps
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar