SuaraJabar.id - Nasib seorang anak perempuan berujung tragis usai mengikuti sebuah tantangan TikTok. Ia ditemukan kehabisan napas dengan leher terjerat ikat pinggang.
Gadis yang berusia 10 tahun ini mengikuti tantangan TikTok bernama Blackout Challenge, sebelum adik perempuannya yang berusia 5 tahun menemukannya tergolek lemas di kamar mandi.
Sebagai informasi, Blackout Challenge adalah tantangan yang sedang ramai di media sosial yaitu menahan napas dengan mengikat leher pakai sabuk dan merekam diri sendiri di ponsel.
Menyadur DW Rabu (27/01), anak SD yang tak disebutkan identitasnya ini ditemukan dalam keadaan lemas dengan ponsel di tangannya. Ia meniggal di Rumah Sakit Palerno, Italia.
"TikTok adalah dunianya. Dan YouTube. Begitulah cara dia menghabiskan waktunya," kata ayah gadis itu Angelo Sicomero seperti dikutip di surat kabar Corriere della Sera.
Pada Desember, pengawas perlindungan data Italia memberi tahu TikTok tentang serangkaian pelanggaran, termasuk informasi yang kurang transparan pada pengguna dan pengaturan otomatis yang dianggap tidak menghormati privasi.
Pihak berwenang juga mengatakan TikTok kurang memperhatikan perlindungan anak di bawah umur dan mengutuk kemudahan anak-anak untuk mendaftar ke aplikasi tersebut.
"Keamanan komunitas TikTok adalah prioritas mutlak kami, untuk motif ini kami tidak mengizinkan konten apa pun yang mendorong, mempromosikan, atau mengagungkan perilaku yang dapat berbahaya," kata juru bicara TikTok.
Sementara itu, otoritas perlindungan data Italia membuka penyelidikan atas kematian ini. Mereka akan memblokir TikTok untuk sementara pada pengguna yang usianya tidak dapat diverifikasi.
Baca Juga: Langit Bumi Bersaksi Viral di TikTok, Ini Lirik Lagu Misteri Dua Dunia
"Sambil menunggu tanggapan, pihak berwenang mengambil tindakan guna memastikan perlindungan langsung bagi anak di bawah umur di Italia yang terdaftar di jaringan," kata pihak berwenang dalam sebuah pernyataan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?