SuaraJabar.id - Niat hati ingin tampil mengesankan dengan gaya hijab yang dimodel sedemikian rupa, seorang pengguna TikTok malah dihujani cibiran warganet.
Gaya hijabnya dinilai terlalu berlebihan untuk dipakai ke kantor, terlebih ketika warganet melihat seragam dinas wanita itu.
Padahal kalau dilihat-lihat, gaya hijab ini cukup menawan jika tak dipakai untuk acara formal. Cara menyusun helai demi helai kain kerudung pun tampak memerlukan usaha yang ekstra.
Agar penampilan makin berwarna dan tidak membosankan, ada berbagai macam gaya hijab yang dapat dicontoh. Tutorial seputar model hijab pun bisa ditemukan dengan mudah di media sosial.
Salah satu gaya hijab yang sedikit rumit untuk dicontoh adalah membuat hijab terkesan mirip rambut. Untuk itu, diperlukan kelihaian dan kesabaran dalam membentuk kain kerudung.
Tapi apa daya, hasil dari karya fashion tersebut malah mengundang nyinyiran publik.
Dalam video yang sudah ditonton 1 juta kali tersebut, ia tampak memadukan hijab warna kuning dengan seragam PNS.
Hijab warna kuning tersebut diatur sedemikian rupa serta dibuat menjuntai ke samping. Bagian ekor hijab juga ditata dengan tekstur berkerut.
Meski rumit dan unik, gaya hijab milik perempuan dengan akun @yuni_jasminebutiq itu malah dikritik warganet. Ada yang menganggapnya berlebihan karena memakai gaya hijab tersebut ke kantor.
Baca Juga: Paksa Siswi SMKN 2 Padang Pakai Hijab, Pengacara: Sekolah Melanggar HAM!
"Baru tau PNS berjilbab kayak gini," tulis salah satu komentar.
"Berlebihan nggak sih?" tanya yang lain.
"Udah hampir 19 tahun aku kerja, nggak pernah lihat teman sekantor ataupun teman instansi lain modelnya gini."
Di sisi lain, ada pula yang bertanya-tanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat gaya hijab tersebut serta memberikan dukungan.
"Kalau mau berangkat kerja dandannya berapa lama bun?"
"Selagi dia nggak nyusahin gue dan dia nggak kesusahan atas gayanya, ya it's oke gue nggak masalah. Ya lanjut aja hidup masing-masing gitu, jangan hujat dia," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Seret Menteri Nadiem, Fernando Sebar Hoaks Aturan Siswi Nonmuslim Berhijab
-
Pamer Gaya Hijab Estetik ke Kantor, Wanita Ini Malah Kena Nyinyir Publik
-
Viral Bocah Menangis saat Belajar Berhitung, Aksi Guru Disemprot Warganet
-
Paksa Siswi SMKN 2 Padang Pakai Hijab, Pengacara: Sekolah Melanggar HAM!
-
Sebut Sekolah Melanggar HAM, Ortu Siswi SMKN 2 Padang Melapor ke Komnas HAM
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online