SuaraJabar.id - Sebuah video yang merekam tindakkan tidak terpuji pengendara Mitsubishi Xpander yang menghalangi ambulans yang sedang membawa pasien viral di jejaring media sosial.
Video ini diunggah oleh akun Instagram Pangkal Perjuangan Escorting Response Karawang @p2er.karawang pada Kamis (28/1/2021) kemarin.
Dari keterangan video, peristiwa ini terjadi di Tanjung Pura, Kabupaten Karawang. Saat itu ambulans yang dikawal relawan P2ER Karawang itu tengah membawa pasien ibu hamil dari Puskesmas Rengasdengklok yang akan dirujuk ke RSUD Karawang.
Di tengah perjalanan, terlihat sebuah kendaraan Xpander berwarna hitam menghalangi laju ambulans.
Baca Juga: Ridwan Kamil Cari 5000 Anak Muda untuk Nikahi Kembang Desa, Ini Cara Daftar
Relawan yang mengawal ambulans menggunakan sepeda motor memberikan peringatan pada pengendara itu untuk menepi.
Namun pengendara Xpander itu tetap tak mau menyisi dan memberikan jalan pada ambulans yang tengah membawa ibu hamil itu.
Relawan yang mengawal ambulans tersebut akhirnya mengambil tindakan. Ia berhenti tepat di depan Xpander hitam itu sehingga ambulans bisa melanjutkan perjalanan ke RSUD Karawang.
"Alhamdulillah pasien sampai dengan selamat dan bisa segera di tangani di RS rujukan." tulis @p2er.karawang.
Ambulans pembawa pasien sebenarnya memiliki prioritas di jalan raya. Hal ini diatur dalam pasal 134 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Baca Juga: Vokalis Band Metal Aja Dukung, Yuk Buruan Daftar Bintang Suara!
Pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut:
(a) Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
(b) ambulans yang mengangkut orang sakit;
(c) Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
(d) Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.
Aksi berani para relawan ini mendapat pujian dari warganet. Pemilik akun
@isworolistanto misalnya, ia mendoakan para relawan pengawal ambulans ini mendapat ganjaran atas kebaikan mereka.
"Alhamdulillah orang baik semoga berkah yaaa !! Tetap semangat" tulisnya.
Namun tak sedikit pula yang menghujat pengendara Mitsubishi Xpander yang menghalangi laju ambulans.
"Nantang nih XPander emang bisa idup berapa ratus taun lo " tulis @budhi_now99.
Ada pula yang menghujat seperti menyebut Xpander itu mobil hasil kredit hingga menyebut pengendara Xpander berpelat nomor T itu memalukan warga Karawang, Purwakarta dan Subang.
Berita Terkait
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
Penyalahgunaan Ambulans Saat Mudik Lebaran, Aturan Dilanggar Jadi 'Taksi VIP'
-
Nyalakan Sirine Darurat, Sopir Ambulans Bukan Bawa Pasien Tapi Warga yang Ingin Wisata ke Sukabumi
-
H-2 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Ramai Lancar
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar