SuaraJabar.id - Objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) babak belur sepanjang pandemi Covid-19. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) KBB, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2020 anjlok hingga 40 persen.
Padahal tahun lalu Disbupar KBB menargetkan jumlah kunjungan ke objek wisata di Bandung Barat mencapai 7 juta orang. Namin realisasinya hanya sekitar 4 jutaan yang berkunjung.
“Pengaruhnya lebih karena Covid-19,” kata Kepala Bidang Pariwisata pada Disparbud KBB, David Oot kepada Suara.com, Selasa (2/2/2021).
David mengatakan, angka wisatawan yang tercatat selama 2020 adalah mereka yang berkunjung ke-78 destinasi wisata. Tersebar di Kecamatan Cisarua, Lembang, Parongpong, Padalarang, Cipatat, Cililin, Rongga, Gununghalu, Saguling, Cikalongwetan, Batujajar, dan Cipeundeuy.
"Paling banyak destinasi wisata di Lembang ada 43 tempat," ujarnya.
Seperti diketahui, sejak munculnya wabah Covid-19 tahun lalu pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan. Dari mulai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang membuat objek wisata sempat diwajibkan ditutup selama beberapa bulan.
Kebijakan tersebut otomatis objek wisata sempat mengalami nol kunjungan selama beberapa bulan. Kemudian setelah dibuka dengan protocol kesehatan Covid-19, pengunjung lantas tidak pulih seperti sebelumnya karena memang ada aturan pembatasan kapasitas.
Kemudian, minat orang untuk berwisata juga menurun akibat kondisi ekonomi yang kurang mendukung. Sehingga meski objek wisata telah kembali beroperasi tapi angka kunjungan masih minim. Termasuk di wilayah Lembang yang menjadi destinasi favorit.
Keterpurukan objek wisata masih berlanjut awal tahun ini seiring adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di mana kunjungan hanya sekitar 20% dari carrying capacity yang diperbolehkan 50%.
Baca Juga: Komisi IX: Semua Daerah di Jawa-Bali Harus Ikut PPKM dan Melibatkan Ormas
Manajer Operasional Objek Wisata Lembang Park and Zoo (LPZ), Iwan Susanto mengakui, penurunan jumlah pengunjung semakin dirasakan saat ini, ketika adanya kebijakan PPKM. Khususny di objek wisata yang dikelolanya, penurunannya bisa mencapai 50-70 persen.
"Kunjungan turun drastis, bisa antara 50-70% turunnya. Apalagi selama PPKM yang sudah berjalan tiga minggu ini," katanya.
Iwan menyebutkan, selama PPKM pihaknya tetap membuka kunjungan wisatawan karena memang tidak ada instruksi untuk tutup. Namun angka kedatangan wisatawan sangat jauh turunnya. Seperti saat weekday biasanya ada 1.000 pengunjung kini hanya sekitar 300 orang.
Begitupun ketika weekend yang biasanya wisatawan ramai dengan kunjungan mencapai 2.000, pada Sabtu (30/1/2021) ini hanya ada 1.000 pengunjung. Jumlah itu bahkan masih jauh di bawah aturan carrying capacity yang diperbolehkan oleh pemerintah yakni 50% dari daya tampung tempat wisata. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]
Berita Terkait
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
-
Viral Pria Jomblo 38 Tahun Diduga Cabuli 3 Anak di Bawah Umur, Langsung Jadi Samsak Warga
-
Nabilla Aprillya Mantan Atta Halilintar Babak Belur, Diancam Dihabisi Nyawanya
-
2 Hari 1 Malam di Lembang: Itinerary Anti Ribet Buat yang Butuh Healing Singkat dari Kebisingan
-
Dinilai Nggak Peka, Jeje Govinda Batal Naikkan Tunjangan DPRD KBB
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN
-
KPK Duga Oknum Polisi Yayat 'Lippo' Miliki Belasan Aset Mewah Tersebar di Jabar hingga Jakarta
-
Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat