SuaraJabar.id - Sebuah video yang menunjukkan aksi penganiayaan sekelompok perempuan terhadap seorang gadis menggemparkan sosial media.
Aksi penganiayaan itu membuat korban menangis tersedu-sedu meminta ampun lantaran mendapat pukulan bertubi-tubi dari dua perempuan tersebut.
Peristiwa tersebut dibagikan oleh Instagram @yuni.rusmini.58, Rabu (3/2/2021). Tampak dalam video tersebut, korban dan para pelaku berdiri di sebuah jalan di tepi kuburan.
Gadis yang mengenakan baju merah bergaris itu diserang oleh dua perempuan yang datang bersamanya.
"Penganiayaan, infonya Lokasi Indramayu," tulis akun @yuni.rusmini.58.
Kedua pelaku tampak begitu kesal dengan korban. Mereka mengeluarkan kata-kata kasar yang ditujukan ke korban dan menendang perutnya.
Tak cukup di situ, mereka juga menendang bagian kemaluan korban dan memaksanya untuk membuka mulut.
Diduga, pertikaian tersebut dilatarbelakangi oleh masalah percintaan.
Korban tak tinggal diam, ia sempat mencoba melarikan diri dari penganiayaan tersebut.
Baca Juga: Gadis ABG Nyaris Ditelanjangi dan Ditendang Kemaluannya, Ini Penyebabnya
Tapi ketika korban hendak pergi dari lokasi, kedua pelaku kembali menghampirinya. Kali ini mereka melakukan aksi yang lebih brutal dengan menjambak serta memukul korban secara bertubi-tubi.
Korban yang sudah tersungkur di tanah pun tampak tak berdaya menerima pukulan dan siksaan dari para pelaku. Kedua pelaku terus memukul dan menjambak meskipun korban sudah menangis meraung-raung.
Dalam video tersebut juga terdapat dua sosok laki-laki. Para warganet heran dengan sikap kedua laki-laki itu yang tak menolong korban. Mereka malah asyik menonton saat korban dipukul dan dijambak oleh pelaku.
"Si cowok nggak ada sedikitpun untuk memisahkan," tulis warganet dengan akun @alfindjamber****.
"Geram sendiri lihatnya tuh cowok tolol banget kagak misahin dari awal," tulis warganet dengan akun @pello_aj***.
Kabar terkini, polisi telah meminta keterangan dari beberapa pihak yang terlibat dalam kejadian itu. Banyak pihak, termasuk para warganet yang melihat video itu berharap kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman setimpal.
Berita Terkait
-
KPK Dapat Izin Hakim Periksa Nurhadi Terkait Kasus Penganiayaan
-
3 Pemuda Angkat Kuburan Demi Ambil Jamur, Publik: Pulang-pulang Kesurupan
-
KPK Fasilitasi Polres Jaksel Periksa Nurhadi Kasus Dugaan Penganiayaan
-
Terpengaruh Miras, Pria Ini Tega Tusuk Saudaranya Saat Cekcok dengan Istri
-
Viral Gadis ABG Dikeroyok di Indramayu, Dua Pria Malah Asyik Menonton
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Tantangan Berat di Cisarua! Bima Arya: Material Longsor 20 Meter Persulit Evakuasi Korban
-
Di Balik Lumpur Pasirlangu, Dinamika Data dan Harapan Keluarga yang Belum Padam
-
Predator Anak Menghantui Cianjur: Polres Buka Posko Laporan, Diduga Korban Lebih dari 10 Orang
-
Gugatan Rumah Disita Picu Desakan OJK Telusuri Pola Kemitraan Asuransi
-
Bupati Karawang Tegaskan Moratorium Perumahan: Tak Ada Izin Baru Sampai Tata Ruang Beres