SuaraJabar.id - Dani, lelaki berusia 22 tahun ditangkap aparat Polres Garut, Jawa Barat, atas dugaan membunuh Weni Tania, perempuan berumur 21 tahun, yang merupakan pacarnya sendiri.
Belakangan, setelah Dani ditangkap polisi, dia mengakui membunuh Weni Tania karena cemburu sang kekasih fokus ke ponsel saat berduaan di tepi Sungai Cimalaka.
Namun, Dani juga mengakui, pada hari nahas itu, Weni Tania sebenarnya mengajak dirinya untuk kembali menjalin hubungan kekasih.
Bukannya disambut, Dani malah membunuh Weni Tania. Mayat perempuan itu ditemukan tak bernyawa di pinggiran aliran Sungai Cimalaka, Kecamatan Sucinaraja, Garut, Jawa Barat, Jumat (5/2).
Ketika ditemukan, mayat Weni Tania sudah membusuk dan diperkirakan telah tiga hari tewas. Tragis, ada bambu sepanjang 60 sentimeter di lubang anusnya.
Menurut pengakuan D, korban ingin kembali lagi menjalin hubungan asmara dengannya.
"Ya waktu ketemuan di Alun-alun Wanaraja, dia bilang mau pacaran lagi dengan saya," kata Dani seperti dikutip dari keterangan resmi Kapolres Garut AKBP Benny Cahyono, Senin (8/2/2021).
Mendengar permintaan Weni, pelaku justru menantang, "Ya boleh saja. Tapi bagaimana kalau saya selingkuh?" Weni lantas membalas, "Ya terserah kamu saja."
Setelah bercakap-cakap, Dani mengajak Weni ke belakang area PT Japfa yang jauh dari alun-alun. Ternyata, di sanalah nyawa Weni dihabisi Dani.
Baca Juga: Sebelum Tusuk Anus Pacarnya dengan Bambu, GH Cekik Korban hingga Lemas
Teka-teki kematian Weni Tania akhirnya terungkap pada hari Minggu (7/2) akhir pekan lalu.
"Pelaku membunuh korban karena cemburu," kata Kapolres Garut AKBP Benny Cahyono, Senin (8/2/2021).
Benny mengungkapkan, D cemburu buta setelah mengetahui Weni Tania mengobrol dengan lelaki lain via media sosial alias chatting.
Berdasarkan pengakuan pelaku, Weni Tani dibunuh pada hari Selasa (2/2) sore.
"Awalnya, pelaku mengajak korban untuk bertemu di Alun-alun Wanaraja. Sempat mengobrol. Lalu pelaku pergi duluan ke lokasi perkara, naik ojek," kata Benny.
Ketika korban sudah berada di lokasi, D semakin tersulut emosi karena Weni hanya fokus pada ponselnya.
Berita Terkait
-
Sebelum Tusuk Anus Pacarnya dengan Bambu, GH Cekik Korban hingga Lemas
-
Tusuk Pantat Tania Pakai Bambu hingga Tewas, Pacarnya Terancam Bui 15 Tahun
-
Anus Ditusuk Pacar, Weni Tania Dibunuh karena Cemburu
-
Pacar Tusuk Anus Weni Tania Pakai Bambu hingga Tewas: Dia Sibuk Main Ponsel
-
Hari Ini Polisi Bongkar Pembunuhan Weni Tania, Tewas Anus Ditusuk Pacar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026