Setelah memiliki banyak kawan sesama pelinting tembakau, Nedi memutuskan membuat semacam komunitas penghisap tembakau linting daun aren. Ia beri nama Paguyuban Perokok Kawung alias Paperka.
"Si Paperka itu awalnya singkatan dari paguyuban perokok Kawung. Berhubung basicly saya dari desain grafis, akhirnya saya bikin kemasan yang bisa dibilang keren lah dengan segmentasi anak muda," ujarnya.
Di kemudian hari, Paperka ini disulap Nedi menjadi nama brand tembakau iris dengan segmentasi anak muda di kawasan urban seperti Bandung Raya.
Semakin kesini, tren menghisap tembakau iris kian populer di kalangan milenial dan Paperka menjadi salah satu brand TIS yang mengisi segmentasi itu.
"Saya memang segmentasinya komunitas urban dan membuat brand sendiri tidak meniru seperti kebanyakan brand lain seperti class mole, maliboro, semacam pelesetan gitu," bebernya.
Riyo Fajar Ismail, 24 tahun, salah satu pengusaha rokok asal Tanjungsari, menepis pandangan Nedi tentang brand TIS yang banyak meniru merk rokok ternama.
Menurut Riyo tergantung pasar mana yang akan dipilih. Kalau pasarnya wilayah urban ataupun perkotaan maka brand khas tanpa tidak ikut-ikutan meniru brand rokok populer, bisa bertahan.
Namun, kalau target marketing ke daerah pelosok semisal daerah transmigran, perkebunan, pertambangan ataupun kawasan pesisir, maka membuat brand dengan meniru brand rokok ternama tetap menjadi jurus jitu.
Riyo dan kakaknya Rizky merupakan pemilik pabrik tembakau PD. Giri Kedaton. Beberapa produk tembakau iris milik Giri Kedaton kebanyakan merupakan tiruan ataupun pelesetan dari brand rokok terkenal. Namun, mereka pun memiliki brand original tapi tidak selaku brand-brand yang dibikin mirip dengan produk rokok terkenal.
Baca Juga: Diduga Lupa Matikan Dupa, Gudang Tembakau di Sukawati Terbakar
"Kami juga ada brand original tapi untuk di pasaran tidak seramai brand kami yang mirip dengan produk rokok. Hal itu gak masalah karena kan brand rokok gak menjual TIS. Target pasar kami pun kan menengah ke bawah," tutupnya.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Pesta Kuliner Bandung 2026: Diskon Makanan & Cashback BRI, Cek Cara Dapatnya!
-
Film Dan Bandung Membuktikan Formula Lama Masih Bisa Berarti
-
Rumor Panas! Persib Boyong Luka Modric? Igor Tolic: Masih Ada Tempat untuk Dia
-
Haram Lengah! Persib Bandung Diminta Tampil Sempurna saat Hadapi Manila Digger
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bank SMBC Indonesia Gandeng ADB Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum