SuaraJabar.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi diperpanjang hingga dua pekan ke depan.
Program tersebut dititikberatkan pada penanganan Covid-19 dari mulai tingkat desa, RW hingga RT. Para Pemerintah Desa (Pemdes) pun mulai bersiap memutar otak untuk mencari sumber pendanaan.
Pasalnya, penggunaan anggaran dari dana desa untuk menopang kebijakan PPKM sesuai intruksi Pemkab Bandung Barat hingga kini belum masuk kas Pemdes.
"Iya anggaran desa belum turun," ujar Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, KBB, Khrisno Hadi saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (23/2/2021).
Namun karena ini kebijakan pemerintah, mau tak mau Pemdes harus menerapkan PPKM. Tujuannya, agar penularan Covid-19 di Bandung Barat, khususnya di Desa Mekarsari bisa ditekan.
"PPKM harus jalan terus karena merupakan program pemerintah yang harus dijalankan oleh desa," ujarnya.
Sepanjang PPKM Mikro jilid pertama yang berlangsung sejak 8-22 Februari, Pemdes Mekarsari terpaksa meminjam atau 'kasbon' dari kas desa yang disebut Khrisno non budgeter. Besarannya mencapai Rp 3-5 juta untuk kebutuhan selama dua pekan.
Untuk PPKM jilid dua ini, terang Khrisno, skema datang talang tersebut masih akan dipakai mengingat dana desanya belum cair. Pihaknya menganggarkan sekitar Rp 15 juta untuk kebutuhan selama dua pekan ke depan.
"Pakai dana talang, kita pinjem supaya ini berjalan. Nanti kita ganti saat sudah cair (dana desa)," sebutnya.
Baca Juga: Evaluasi PPKM Mikro Pertama, Klaster Karyawan Merebak di Kalasan
Di Desa Mekarsari, masih terdapat sejumlah warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka menjalani isolasi mandiri.
"Kita berusaha bagaimana caranya untuk ppkm, sosialisasi berjalan, operasi yustisi masker berjalan, pemberina sembako berjalan," pungkas Khrisno.
Terpisah, Kepala Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Yono Maryono mengaku saat ini masih menggunakan sumbangan dan swadaya warga yang rela berpartisipasi mengentaskan kasus Covid-19 di wilayahnya
"Nah itu, sebelum ada dana pemerintah kita mengandalkan partisipasi masyarakat. Misalnya kita meminta kepada warga yang mempunyai harta lebih untuk bisa membantu masyarakat yang kebetulan terpapar," ujar Yono.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Wandiana mengatakan, pembiayaan untuk PPKM Mikro pemerintah desa bisa menggunakan dana desa untuk pelaksanaan penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing.
"Sudah ada Surat Edaran (SE) dari Pemkab Bandung Barat terkait prioritas pembiayaan dari desa salahsatunya untuk penanganan Covid-19," katanya.
Dirinya mengintruksikan pemerintah desa menggunakan terlebih dahulu dana yang ada mengingat dana desa tahun 2021 belum bisa dicairkan.
Berita Terkait
-
Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya
-
Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga
-
Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih
-
Mantan Kades Rindu Hati Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Kasus Dana Desa Rugikan Negara Rp892 Juta
-
DPRD DIY Protes Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Infrastruktur Desa Terancam
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran
-
Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
-
Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer