SuaraJabar.id - Warganet tengah dihebohkan dengan kasus seorang bapak-bapak asal Indonesia yang berhasil mengalahkan master pecatur online GothamChess.
Kemenangan bapak-bapak bernama Dadang Subur atas master catur GothamChess itu membuatnya dituding melakukan kecurangan dengan menggunakan cheat.
Warganet Indonesia pun tak terima, tagar Dewa Kipas pun jadi digaungkan untuk mendukung bahwa Dadang tidak bermain curang.
Adapun Dewa Kipas adalah nama akun yang digunakan Dadang untuk bermain catur online hingga bisa mengalahkan GothamChess yang notabene adalah gamer catur sekaligus Youtuber.
Baca Juga: Menang Lawan Gotham Chess, Akun Pecatur Indonesia Ini Malah Diblokir
Dari pantauan SuaraJabar.id, hingga Kamis sore (4/3/2021), warganet Twitter masih ramai membicarakan soal Dewa Kipas hingga namanya masih terpampang di kolom Trending Topic Twitter urutan atas.
Bukan hanya warganet biasa, sejumlah tokoh publik pun penasaran dengan kelanjutan kasus Dewa Kipas vs GothamChess ini.
Tak sedikit dari warganet yang menantikan pertandingan ulang catur mereka berdua, tak terkecuali Dokter Tirta.
"Gue enggak begitu suka main catur. Tapi gue pengen lihat Dewa Kipas main. Bokap gue yang hobi catur sampai tahu kasus ini. Gokil. Jika ada rematch Dewa Kipas, gue sama bokap gue bakal nobar wkwkkw," cuit Dokter Tirta.
"Dewa Kipas dama GothamChess rematch donggg," tulis @TxtdariHI.
Baca Juga: Dewa Kipas Asal Indonesia Kalahkan Pemain Catur GothamChess, Akun Diblokir
"Rematch @GothamChess vs Dewa Kipas," usul Reza Arap.
Tak sedikit pula warganet yang membicarakan drama perselisihan Dadang Dewa Kipas dan Gotham Chess ini.
"Tapi akunnya emang mencurigakan sih mbak. Wajar kalau chess.com banned akunnya. Bayangin aja hampir di setiap permainan, akurasinya menyentuh 95%++. Kalau gue lihat yang punya akurasi kek gitu cuma para Grandmaster dunia, kek Magns Carlsen contohnya," komentar Maaulana_.
"Bapak-bapak kalau main catur di pos ronda atau pos ojek bisa berjam-jam weh nyambi latihan itu. Belum tahu aja kan lu," balas Zephyronjune.
"Teruslah berlatih hingga kamu disangka pakai cheat. Semua game gitu. Jago dikit dibilang cheat," timpal Guebaperan.
"Asumsi gue bapaknya gak curang, tapi emang jago. Cuma biar makin yakin, adain pertandingan ulang yok. Siarin langsung, kita nonton ramai-ramai," sahut Arifkhakim.
Kronologi perselisihan
Akun milik Dadang Subur bernama Dewa_Kipas dikabarkan ter-banned usai pertandingan panas tersebut. Hal itu dikabarkan oleh sang anak, Ali Akbar lewat status Facebook-nya.
Kisah Dadang Subur yang diduga bukan pemain baru dalam dunia catur tersebut viral usai beredar di platform media sosial lainnya. Di Twitter, kabar itu jadi sorotan setelah dibagikan oleh pemilik akun @eriemrn pada Kamis (4/3/2021).
Menurut informasi yang beredar, kemenangan Dadang Subur lewat akun Dewa_Kipas itu sudah membuat para penggemar GothamChees marah.
Perlu diketahui, Gotham Chess adalah International Master dengan ELO 2400 dan seorang YouTuber dengan pengikut sebanyak 700 ribu orang.
Saking kesalnya karena idola mereka kalah, para penggemar menuding Dewa_Kipas melakukan kecurangan sehingga berujung pada pelaporan.
Dadang Subur atau pemilik akun Dewa_Kipas dikabarkan tiba-tiba mendapat lawan main Gotham Chess. Permainan keduanya disiarkan langsung lewat Twitch.
"Bapak gue main catur nline di Chess.com, bertemu dengan Gotham Chess. Waktu bapak gue tanding disiarkan live di Twitch dan ditonton ribuan orang," terang Ali Akbar.
"Bapak gue menang, para penonton gambek, mereka menuduk bapak gue curang. Mereka nge-report masssal akun bapak gue. Sumpah gue gak terima," sambungnya.
Dalam unggahannya pula, Ali menjelaskan bahwa ayahnya bukan orang baru dalam dunia percaturan. Kata dia, ayahnya merupakan mantan pemain catur profesional.
Disebutkan olehnya sang Ayah pernah menjuarai turnamen catur di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, pada 2005 lalu.
Ali dikabarkan telah dihubungi pihak Gotham Chess untuk menyelesaikan masalah. Sang ayah disebutkan pula akan bertanding ulang.
Berita Terkait
-
Mendak Tirta dan Pradaksina: Makna Mendalam Ritual Umat Hindu di Prambanan Jelang Nyepi
-
IHSG Terjun Payung, Warganet Ngamuk ke Pemerintah: Mau Ngeles Apa Lagi?
-
Profil Harjanto Halim, Tantang Warganet Cari Kaos Marimas 1995, Hadiahnya Rp30 Juta!
-
Modal Berharga Menuju SEA Games 2025, Nayaka Budhidarma Juara Ramadhan Cup 2025
-
452 Pecatur Bersaing di turnamen Catur Cepat Ramadhan Cup
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar