Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 04 Maret 2021 | 15:49 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

"Saya yakin untuk pengurus di kader yang sekarang jelas tegak ke AHY. Kita tetap solid," ujar Aida.

Meski begitu, perempuan yang juga menduduki kursi legislatif di DPRD Kota Cimahi itu mengaku khawatir adanya gerakan KLB dari pihak-pihak tertentu ini nantinya malah muncul dualisme kepengurusan.

Seperti yang pernah dialami beberapa partai sebelumnya. Seperti PPP dan Partai Golrak. Untuk itu, kata Aida, seluruh unsur partai terus melakukan konsolidasi dan koordinasi. "Kekhawatiran sih ada, makannya DPP terus melakukan konsolidasi ke seluruh kadernya," tukasnya.

Hal senada dikatakan Ketua DPC Partai Demokrat KBB, Iwan Setiawan. Menurutnya, sejak AHY menjadi ketua umum, partai berlambang mercy tersebut semakin solid dan kokoh.

Baca Juga: Tak Dilengkapi AD/ART Demokrat, Laporan Marzuki ke AHY Ditolak Polisi

"Elektabilitas partai semakin naik. Kami kader di daerah tidak rela solidaritas yang ditengah dibangun ini dirusak segelintir kader," sebut Iwan.

Untuk itu, Iwan mengaku sangat setuju dengan langkah tegas putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu untuk memecat kader yang terlibat dalam Gerakan Pengambialihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

"Langkah tersebut dinilai tepat, karena kader tersebut telah mencoreng sekaligus merusak solidaritas internal partai. Kami. Sangat setuju dengan langkah tegas yang diambil oleh Ketua Umum AHY," tukasnya.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Baca Juga: Marzuki Alie Polisikan AHY, Demokrat: Kami Tak Gentar Hadapi Pengkhianat!

Load More