SuaraJabar.id - Sebuah jejak dari aksi geng copet Alun-alun Bandung ditemukan di sebuah selokan yang tak jauh dari Alun-alun Kota Bandung. Jejak itu berupa casing atau pelindung pelindung ponsel yang ditemukan berserakan di selokan.
Pelindung ponsel itu ditemukan di sebuah selokan di Jalan Pasundan, Kelurahan Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jumat (5/3/2021).
Diduga, casing itu dibuang oleh para anggota geng copet yang biasa beraksi di kawasan Alun-alun Kota Bandung.
Komplotan copet tersebut kerap mengincar ponsel korban yang sedang berjalan di sekitar Alun-alun Bandung. Seperti kita ketahui, Jalan Pasundan terletak tak jauh dari Alun-alun Bandung.
Dari pantauan Ayobandung.com-jejaring Suara.com, di dalam selokan tersebut, terdapat puluhan casing ponsel yang kondisinya sudah usang.
Ada pula casing ponsel yang masih terlihat bersih. Selokan itu tertutup oleh besi dan berada di depan rumah warga.
Casing yang berserakan berasal dari beberapa macam jenis ponsel. Terlihat juga ada sejumlah sim card (kartu sim ponsel) di dalam selokan itu.
Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial video yang memperlihatkan komplotan pencopet sedang beraksi di Alun-alun Bandung.
Video yang diunggah oleh akun Instagram @infobandungraya itu merekam aksi komplotan pencopet. Pencopetan terjadi di Alun-alun Bandung pada Minggu (28/2/2021) lalu.
Baca Juga: Setahun Pandemi, Pengangguran di Kota Bandung Bertambah Jadi 147.000
Melalui video berdurasi 41 detik, terlihat pencopet itu berjumlah sekitar tiga orang. Kemudian, para pelaku mendekati seorang pria yang sedang berjalan.
Para pelaku ada yang mengenakan topi dan ada juga yang mengenakan jaket. Pelaku yang mengenakan baju berwarna putih terlihat memasukkan tangannya ke dalam tas korban, sedangkan pelaku lain berupaya mengalihkan perhatian.
Pelaku melakukan aksinya dengan cepat. Korban yang menyadari aksi pelaku kemudian sempat menegur pelaku dan berusaha menghindar. Namun, pelaku pergi begitu saja seolah tidak terjadi apa-apa.
Berita Terkait
-
Farhan Minta Warga Tak Terprovokasi Ujaran Kebencian Resbob, Polda Jabar Mulai Profiling Akun Pelaku
-
Kejari Bandung Jerat Wakil Wali Kota Erwin Sebagai Tersangka Penyalahgunaan Kewenangan Tahun 2025
-
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Daftar Jadi Calon Ketua Asprov PSSI Jabar
-
Kang Dedi Siapkan Kereta Kilat Pajajaran, Whoosh Bakal Ditinggalkan?
-
Wakil Wali Kota Bandung Erwin Terseret Korupsi, 7 Jam Diperiksa Sejumlah Barang Disita
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran