SuaraJabar.id - Pengurus Pemuda Pancasila Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi mendatangi Polsek Jampang Tengah. Kehadiran mereka terkait dengan insiden geng motor yang membacok salah satu anggota mereka beberapa hari lalu.
Pemuda Pancasila Jampang Tengah meminta polisi untuk memproses secara hukum anggota geng motor yang telah menganiaya anggota mereka.
Sebelumnya, aksi kebrutalan Geng Motor di Kabupaten Sukabumi membuat Deri (28) bersimbah darah. Pria yang merupakan anggota Pemuda Pancasila Kecamatan Jampang Tengah ini mengalami luka bacok senjata tajam.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu (7/3/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat perbuatan Geng Motor itu, warga Kampung Bojongjengkol RT 13/04, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi mengalami luka robek di kepala bagian kiri dan belakang.
"Kami pada hari Minggu (7/3/2021) kemarin sekitar pukul 14.30 WIB mendatangi Polsek Jampang Tengah dan diterima dengan baik oleh Kanit Reskrim Polsek Jampang Tengah. Tujuan kesana meminta keadilan seadil-adilnya kemudian menindak pelaku yang tidak bertanggung jawab yang menamakan Geng Motor GBR yang telah menganiaya anggota kami," jelas Ketua PP Jampang Tengah, Yustika Permana kepada Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Senin (8/3/2021).
Pria yang akrab disapa Bung Yustika ini berharap kepada Muspika Jampang Tengah mengumpulkan ormas- ormas, khususnya Geng Motor untuk didata dan diberikan penyuluhan serta pembinaan.
"Kalau perlu geng motor, yang membuat kericuhan dan merugikan masyarakat dibubarkan dari wilayah Sukabumi," ungkapnya.
Mengenai kondisi dari Deri, Yustika menyatakan korban sudah membaik. "Untuk korban saat ini sudah dibawa pulang ke rumahnya. Alhamdulillah kondisinya sudah membaik, mohon doanya saja segera bisa beraktivitas kembali," kata Yustika.
Baca Juga: Geng Motor Alay yang Viral karena Bawa Celurit Akhirnya Keok Diciduk Polisi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya
-
Dibangunkan untuk Salat Subuh, Santri 15 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Pondok
-
Saat Berbagi Jadi Gaya Hidup: Donasi Buku Jadi Tren Positif Warga Urban
-
BRI Apresiasi Kerja Sama Global Pegadaian-SMBC untuk Perluas Pembiayaan dan Pemberdayaan
-
Sentuh Hati Masyarakat, Lapas Cibinong Hadirkan Bantuan Sosial di Momen Hari Bakti Pemasyarakatan