SuaraJabar.id - Beberapa pemuda tengah asyik main gitar di pelataran sebuah toko di wilayah Arjasari, Pameungpek, Kabupaten Bandung. Mereka kemudian didatangi kelompok bermotor yang tanpa basa-basi mengeroyok mereka.
Insiden ini terekam kamera kamera CCTV dan menjadi viral di media sosial. Video pengeroyokan yang menyita perhatian publik ini pun telah ditangani oleh Polsek Pameungpeuk, Polresta Bandung.
Dari keterangan, pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (6/3/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kapolsek Pameungpeuk AKP Ivan Taufiq mengatakan, petugas kepolisian telah mengetahui sejumlah nama dan identitas orang-orang yang melakukan pengeroyokan di dalam video tersebut.
"Sekarang masih tahap lidik. Diduga pelaku sebagian nama sudah kita kantongi," ujarnya, Selasa (9/3/2021).
Menurut Ivan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi termasuk dua orang korban berinisial AT dan BWN. Dari hasil keterangan korban, diketahui para pelaku pengeroyokan ada yang membawa senjata tajam.
Identitas terduga pelaku pun didapatkan dari hasil keterangan saksi dan korban. Dugaan sementara, pengeroyokan tersebut terjadi karena adanya indikasi salah sasaran.
"Betul, nama-nama diduga pelaku berdasarkan keterangan korban dan saksi-saksi lain. Indikasi salah sasaran, diduga mereka kelompok yang sama," jelasnya.
Ivan menuturkan, hingga saat ini polisi terus mengejar para pelaku pengeroyokan tersebut.
Baca Juga: Viral Pengunjung Lempar Sampah ke Mulut Kuda Nil, Ini Pengakuan Pelakunya
"Mohon doanya semoga cepat terungkap," tuturnya.
Akibat pengeroyokan itu, kedua korban mengalami luka ringan, lebam di bagian wajah, dan terdapat goresan benda tajam dipunggung.
Video berdurasi 32 detik yang diunggah oleh akun @bandungtalk itu, memperlihatkan korban yang mengenakan jaket putih sedang bermain gitar. Tak lama kemudian, datanglah sekelompok pemuda menghampiri korban dan melakukan pemukulan dan pengeroyokan.
Lalu korban terjatuh karena terkenal pukulan dan serangan dari para pelaku. Setelah menyerang korban, para pelaku melarikan diri. Sampai saat ini, belum diketahui penyebab pemukulan tersebut.
Berita Terkait
-
Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Setelah Ditolong, Kakek Tua Itu Mendadak Hilang
-
Banjir Rendam Kabupaten Bandung, 14 Kecamatan Terdampak
-
Warga Rancaekek Tak Perlu Pergi Jauh Urus Administrasi JKN, Kini Sudah Ada BPJS Keliling
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Istigasah di Ciamis, Ulama: Penegak Hukum Diminta Berani Bongkar Kasus KM 50
-
Imbas Konflik Global, Harga Kantong Plastik hingga Besek di Sukabumi Naik Drastis 70 Persen
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban
-
Jangan Terpancing Medsos! Ini Penjelasan Resmi Pemerintah Soal Skema Makan Bergizi Gratis