SuaraJabar.id - Warga Sukabumi digegerkan dengan sebuah video yang merekam aksi gerombolan motor yang membawa senjata tajam jenis celurit melemparkan bambu ke gerbang sebuah sekolah.
Gerombolan bermotor itu juga membuat teror dengan berkendara dengan ugal-ugalan sambil mengacungkan celurit ke udara.
Setelah ditelusuri, gerbang sekolah yang dilempari gerombolan motor bersenjata itu merupakan sebuah SMK Negeri di Sukaraja.
SMKN yang dilempar gerombolan bermotor itu berada di Jalan Baru Sukaraja, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Setelah video konvoi gerombolan bermotor melempar bambu ke SMKN itu, beredar kembali video dua kelompok remaja tawuran. Namun belum bisa dipastikan kedua video itu saling berkaitan.
Mengenai konvoi gerombolan bermotor di Sukaraja itu, warga menyatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu 25 April 2021 pukul 17.50 WIB.
"Kemarin pas waktunya mau buka puasa tiba-tiba segerombolan motor lewat dan ada yang melempar ke arah gerbang sekolahan. Saya langsung menarik anak saya yang lagi diluar karena takut. Saya langsung masuk ke dalam, saya takut melihatnya ada yang bawa senjata tajam dan bawa bendera hijau besar," ujar Yoyoh warga.
Sementara itu Kapolsek Sukaraja Kompol Supardi belum memberikan keterangan soal gerombolan bermotor membawa senjata tajam dan melempar bambu ke gerbang SMKN itu.
"Terkait beredar Video tersebut kini diambil alih oleh Polres Sukabumi Kota karena terkait juga dengan IT," singkatnya.
Baca Juga: Pemkab Sukabumi Diminta Siapkan Ruang Karantina Bagi Pemudik
Berita Terkait
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku