SuaraJabar.id - Selain penyekatan di jalur darat selama masa larangan mudik Idulfitri yang dimulai pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021, Polresta Cirebon juga akan mengawasi sejumlah pelabuhan tikus yang ada di Kota Udang tersebut.
Pengawasan dilakukan lantaran jalur laut kini menjadi alternatif pemudik yang nekat berlebaran di kampung halaman dari luar Kota Cirebon.
Lantaran itu, selain pengawasan, Polresta Cirebon juga menyiapkan rapid test sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 dari pemudik yang melalui jalur laut.
"Banyak yang sudah pulang dari Jakarta ke Cirebon lewat laut," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi seperti dilaporkan Ayocirebon.com-jaringan Suara.com pada Selasa, (27/4/2021) petang.
Sampai sejauh ini, pihaknya telah memetakan titik-titik pelabuhan tikus yang biasa menjadi tempat sandar kapal-kapal nelayan. Tak hanya itu, Polresta Cirebon juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.
Bersama-sama, mereka menyiagakan personil di titik-titik pelabuhan tikus yang telah dipetakan untuk menggelar rapid test bagi pemudik nelayan.
"Jadi, kalau mereka (pemudik nelayan) sudah terlanjur datang, mereka harus menjalani rapid test. Kan tidak mungkin meminta mereka putar balik, jalur laut beda dengan jalur darat," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Pakar IPB Wanti-wanti Proyek PSEL Kayumanis Kota Bogor
-
Ancaman 36 Tahun Penjara untuk Taufik Hidayat Menanti
-
Di Bawah Supervisi Danantara, BRI Tebar Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah