SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Majalengka mengapresiasi para juru kunci yang menjaga patilasan atau makam keramat. Mereka dinilai telah membantu pemerintah dalam memelihara situs/makam patilasan yang ada di Kabupaten Majalengka.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Majalengka Karna Sobahi menyempatkan diri untuk menghadiri kegiatan silaturahmi dan pembinaan, peningkatan mutu pengelolan cagar budaya di Aula Disparbud, Selasa (4/5/2021).
Kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Lilis Yuliasih menjelaskan, saat ini juru pelihara atau juru kunci yang terdata di Disparbud kabupaten Majalengka sebanyak 125 orang.
Pemkab Majalengka mengalokasikan anggaran honor sebesar Rp 120 ribu per bulan untuk setiap juru kunci.
Bupati Majalengka Karna Sobahi menambahkan, peran juru pelihara atau juru kunci sangat berjasa dalam memelihara situs atau makam patilasan yang ada di Kabupaten Majalengka.
“Peran bapak-bapak dalam mengurus cagar budaya sebagai salah satu tempat wisata religi punya peran penting. Dengan honor yang tidak seberapa diharapkan para juru kunci bisa memaksimal tugas dan fungsinya,” tutur Bupati.
Karna berharap, ke depan Pemerintah Kabupaten Majalengka akan memperhatikan peran mereka dengan menaikan honornya.
Selain itu pemeliharaan situs yang sudah di data oleh Dinas Pariwisata dan kebudayaan harus terus dilaksanakan supaya keberadaan cagar budaya dan situs dalam terpelihara.
Di kesempatan yang sama, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majalengka Eman Suherman mengatakan ziarah makam merupakan salah satu tradisi yang melekat dalam suasana Lebaran.
Ia meminta juru kunci makam untuk ikut aktif mengawasi penerapan protokol kesehatan para peziarah.
Baca Juga: Perempuan Asal Majalengka Pengirim Sate Sianida Terancam Hukuman Mati
“Menjelang kegiatan keagamaan Idul Fitri yang sudah menjadi tradisi di negara Indonesia, terutama kegiatan ziarah kubur. Maka Pemda menghimbau kepada para juru pelihara makam keramat untuk bisa mengawasi dan memberikan pemahaman kepada mereka yang akan berziarah untuk selalu menjaga protokol kesehatan,” katanya.
Berita Terkait
-
Pupuk Lancar Gabah Mahal, Petani Majalengka Bongkar Rahasia Cuan di Era Prabowo
-
Viral Kisah Haru Pemilik Bengkel Bantu Pejuang Kerja, Ujungnya Sama-Sama Nangis
-
Penerapan One Way Nasional Tahap Dua untuk Arus Balik Lebaran 2026
-
H-2 Lebaran, Arus Kendaraan di Tol Cipali Terus Meningkat
-
Definisi Sehidup Semaling, Pasangan Ini Tetap Mesra di Kantor Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran