SuaraJabar.id - Heboh kemunculan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara setelah salah satu petingginya terkena razia di Gerbang Tol Cawang, Jakarta Timur pada Rabu (5/5/2021) memunculkan rasa penasaran publik, terkait hubungannya dengan Kerajaan Sunda Empire yang beberapa waktu lalu membut geger masyarakat.
Petinggi Sunda Empire, Raden Rangga Sasana pun menjelaskan hubungan keduanya. Dia mengemukakan, jika Sunda Nusantara dengan Sunda Empire tersebut berbeda. Namun, keduanya memiliki semangat yang sama.
Pernyataan Rangga Sasana tersebut diungkapkan kuasa hukumnya Erwin Syahduddi. Dia mengemukakan, saat mengklarifikasi ke kliennya itu, Rangga menyebut Sunda Nusantara berbeda dengan Sunda Empire.
“Tapi kalau semangat pribadi itu semangatnya masih sama,” ujar Erwin seperti dilansir dari Digtara.com-jaringan Suara.com pada Kamis (6/5/2021).
Masih menurut Erwin, Rangga juga sempat bercerita, bila entitas Sunda yang digaungkan kliennya memang terdiri dari Sunda Nusantara, Sunda Empire, Sunda Archipelago dan Sunda Atlantik.
“Jadi beliau bilang itu gini, memang untuk entitas Sunda yang dibangun oleh mereka itu terdiri dari empat, jadi satu adalah Sunda Nusantara, Sunda Empire, Sunda Archipelago dan Sunda Atlantik,” ucapnya.
Lebih jauh, Rangga bercerita jika anggota Sunda Nusantara masih ada yang berkerabat dengan Nasri Banks, petinggi Sunda Empire.
“Feeling saya masih ada keterkaitan semangat membuat suatu tatanan sistem karena ada hubungan tertentu, karena ada anggota Sunda Nusantara yang masih kerabat dengan Bang Nasri,” ujar Rangga.
Sebelumnya, kehebohan Sunda Nusantara bermula saat Mobil Mitshubisi Pajero Sport berplat SN 45 RSD ditilang, lantaran plat nomor tersebut fiktif.
Baca Juga: Rumah Pemimpin Kekaisaran Sunda Nusantara di Depok Sepi
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya pun kemudian mengamankan pemilik mobil yang mengaku warga Negara Kekisaran Sunda bernama Rusdi Karepesina bersama satu orang rekannya.
Dari tangan Rusdi, polisi mengamankan Surat Kelayakan Mengemudi (SKM) A Negara Kekaisaran Sunda Nusantara atas nama Rusdi Karepesina. Dalam surat tersebut Rusdi tercatat memiliki jabatan sebagai Jenderal Pertama Tentara Kekaisaran Sunda Nusantara (TKSN).
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal mengatakan Rusdi dan satu penumpang dalam Pajero Sport tersebut kekinian telah diperiksa secara intensif.
"Kami amankan dua orang semuanya mengaku warga Negara Kekaisaran Sunda Nusantara," kata Akmal kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong