SuaraJabar.id - Sejumlah pengusaha dan pemilik toko di Cirebon mengeluhkan adanya sekelompok orang yang mendatangi mereka dan memberikan surat proposal permintaan Tujungan Hari raya (THR).
Padahal menurut aturan, THR keagamaan merupakan hak normatif pekerja yang harus ditunaikan oleh pengusaha. Sedangkan sekelompok orang ini diketahui tidak memiliki hubungan industrial dengan para pemilik toko itu.
Proposal permintaan THR itu diketahui dikirimkan ke sejumlah pemilik toko di i Jalan Pekalangan, Jalan Pekalipan, Jalan Karanggetas maupun di Jalan Kebon Balok, Cirebon.
Menanggapi informasi ini, Kapolsek Seltim Polres Cirebon Kota (Ciko), Kompol Didi Suwardi segera memerintahkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekalangan untuk melakukan pendalaman keluhan pengusaha dengan melakukan sambang patroli pada Jumat (7/5/2021).
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan melalui Kapolsek Seltim, Kompol Didi Suwardi menjelaskan, dalam kesempatan sambang tersebut Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekalangan, Aipda Diky Yulianto melaksanakan sambang secara door to door ke toko-toko di wilayah Pekalangan.
“Hal ini bersamaan dengan adanya informasi warga masyarakat, adanya masyarakat yang memaksa meminta THR ke toko-toko dan sudah ada yang menjadi korban inisial toko H,” ungkap Didi.
Lanjutnya, kejadian ini menjadi kerawanan harkamtibmas dan menimbulkan rasa cemas para pelaku usaha, sehingga dalam sambang ini Bhabinkamtibmas memberikan himbauan dan edukasi kepada warga agar senantiasa memberikan informasi kepada polisi melalui Bhabinkamtibmas apabila melihat ada tindak kejahatan.
“Selain itu, dalam sambang ini Bhabinkamtibmas memberikan himbauan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan diantaranya melaksanakan 5M. yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilisasi dan menghindari kerumunan,” kata Didi.
Baca Juga: Disnakertrans DIY Catat 51 Aduan Pekerja dari 25 Perusahaan Terkait THR
Berita Terkait
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Aksi Oknum Polisi Merokok Sambil Nyetir Viral, Ditegur Malah Ngeyel
-
Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
Resmi Tersangka! Polri Cek Status WNI Naturalisasi Syekh Ahmad Al Misry ke Otoritas Mesir
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol