SuaraJabar.id - Beragam potret toleransi dan kerukunan antar umat beragama muncul di hari Lebaran ini. Salah satunya adalah aksi pembagian ketupat dan makanan Lebaran yang dilakukan jemaat Gereja Katolik Santo Yohanes Ciamis kepada warga yang merayakan Idul Fitri.
Pembagian ketupat ini dilaksanakan sehari jelang Lebaran, rabu (13/5/2021). Bukan hanya ketupat saja, namun juga lengkap dengan lengko ayam, kerupuk serta minuman.
Salah satu jemaat Gereja Katolik Santo Yohanes Ciamis, Veronika mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk perhatian dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri tahun 2021.
“Kita juga ikut berbahagia sama seperti masyarakat muslim menyambut Lebaran tahun ini, tepatnya pada hari besok,” katanya Rabu (12/5/2021).
Sementara proses pembagian ketupat Lebaran tersebut, pihaknya melaksanakan secara door to door.
“Ada sebanyak 70 ketupat lebaran yang akan kami bagikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan saja dengan masih dalam pandemi ini, ketupat yang kami berikan dapat bermanfaat untuk masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut Veronika menambahkan, pemberian ketupat lebaran ini juga sebagai wujud toleransi dan kerukunan umat beragama, khususnya di Kabupaten Ciamis.
“Kami juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin untuk semuanya. Dan selamat Lebaran,” pungkasnya.
Baca Juga: Sejarah dan Makna Ketupat dalam Islam
Berita Terkait
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Ini Asal Usul Gamis Bini Orang yang Ramai Diburu
-
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Capai 20 Persen
-
BGN Atur Skema MBG Selama Libur Lebaran, Begini Teknis Distribusinya
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Mudik 2026 Makin Lancar, 6 Ruas Tol Baru Dibuka Gratis Selama Arus Lebaran!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan
-
Puncaki Peringkat, XL Ultra 5G+ Resmi Dinobatkan sebagai Internet Tercepat di Indonesia versi Ookla