SuaraJabar.id - Warga di Jalan Kurdi, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung digegerkan dengan temuan mayat bersimbah darah di sebuah ruko yang dijadikan tempat gudang penyimpanan plastik, pada Kamis (27/5/2021) petang. Mayat tersebut, pertama kali ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB.
Belum diketahui pasti siapa yang menemukan mayat tersebut. Saat wartawan tiba di lokasi kejadian pada 18.45 WIB, polisi dan warga sudah berkumpul di ruko no. 75 itu.
Mayat berjenis kelamin pria itu ditemukan dalam kondisi terduduk di dalam ruko. Ia besandar,dalam rak besi yang menjadi tempat untuk menyimpan barang-barang plastik.
Kondisinya masih menggunakan pakaian lengkap, dengan baju kaos hitam polos lengan pendek, serta menggunakan celana pendek.
Dari foto yang didapat wartawan, mayat pria yang diketahui bernama Sulaiman itu nampak bersimbah darah di sekujur tubuhnya. Dalam lingkaran lantai tempat korban duduk tak bernyawa, terdapat juga ceceran darah, serta beberapa barang sepert dus dan sebuah kursi yang dalam keadaan rusak, berada tepat didepannya.
Jika dilihat sekilas, posisi mayat berada di ruang utama dalam ruko yang berukuran 5 meter persegi. Gamabaran ruko itu sendiri, memiliki lebar sekira lima meter dengan panjang kurang lebih tujuh meter. Bangunan itupun memiliki dua lantai. Satu jendala bertralis besi terlihat terbuka di sebelah kiri atas ruko.
"Di sini bangunan rukonya tidak ada pintu keluar dari belakang. Hanya satu pintu," terang salah seorang warga yang rukonya berada tepat disamping ruko tempat mayat Sulaiman ditemukan.
Lingkungan di tempat Sulaiman ditemukan pun, terbilang tidak mengenal satu sama lainnya. Hal itu terbukti dari sulitnya mencari informasi, soal siapa itu Sulaiman.
"Ini dijadikan tempat simpan gudang plastik. Dia punya toko di wilayah Cibadak. Dia (Sulaiman) biasanya memang tidak ikut ke toko," kata warga lainnya.
Baca Juga: Tahu dan Tempe Menghilang dari Pasar Tradisional di Cimahi dan KBB
Hampir tiga jam lebih, polisi melakukan olah tempat kejadian. Di saat bersamaan terlihat, ada empat orang yang diperiksa oleh polisi, di dalam mobil bernopol D 1195 AAD, dengan merk Avanza keluaran tahun 2012.
Mereka, diduga kuat merupakan keluarga korban dan pegawainya, yang juga dari informasi yang dihimpun, merekalah yang menemukan korban Sulaiman, pertama kali.
Pantauan wartawan di lokasi kejadian, tidak terlihat adanya kerusakan di pintu rolling door, yang menjadi akses utama masuk ke ruko tersebut. Beberapa perbincangan anggota polisi sempat terdengar oleh wartawan, yang menyebutkan, korban ditemukan pertama kali oleh istrinya.
Namun, sebelum korban ditemukan, istrinya memberikan keterangan, jika ruko itu dalam kondisi terkunci dengan menggunakan gembok yang seperti biasanya mereka pakai.
Sang istri yang miliki kunci cadangan, langsung membuka gembok tersebut. Dan ia, temukan Sulaiman, telah tak bernyawa. Saat ditemukan, jam menunjukan sekira pukul 17.30 WIB.
"Kondisi mayatnya, sudah mengeras itu," kata seorang anggota polisi, yang ada di lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Ingin Pensiun Bersama Persib Bandung, Perpanjangan Kontrak Marc Klok Ternyata Masih Abu-abu
-
Kontrak di Persib Berakhir Musim Ini, Marc Klok Isyaratkan Pensiun di Klub Ini
-
Jadwal Super League Pekan Keenam: Persija vs Arema FC, Persib Tantang MU
-
Kerja Keras Eliano Reijnders Bikin Igor Tolic Kepincut, Sampai Dijuluki Iron Man
-
Jadwal dan Link Live Streaming Persib Bandung vs Persik Kediri Malam Ini: Maung Incar 3 Poin
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Sambut HUT ke-131 dengan Semangat Transformasi dan Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Gejala Keracunan Siswa SMPN 2 Cisarua Muncul Kurang dari 30 Menit Usai Konsumsi MBG
-
Sampel MBG SMPN 2 Cisarua Diuji di Lab, Rudy Susmanto Tunggu Hasil untuk Tentukan Langkah
-
Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG
-
BRI Perkuat Koneksi Investor Global dengan Peluang Investasi di Indonesia