SuaraJabar.id - Sekitar 700 calon jemaah haji asal Kota Tasikmalaya gagal berangkat ke tanah suci. Hal ini berdasarkan keputusan pemerintah yang membatalkan pemberangkatan jemaah haji tahun 2021.
Kasubag TU Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya, Yayan mengatakan, jumlah tersebut merupakan akumulasi dengan calon jemaah haji yang gagal berangkat pada tahun 2020.
"Jumlahnya sekitar 700 orang kuota dari Kota Tasikmalaya," katanya, dilansir dari ayotasik.com, Jumat (4/6/2021).
Pihaknya akan menindaklanjuti soal keputusan pembatalan pemberangkatan tersebut dengan menyosialisasikannya kepada calon jemaah.
"Kalau sudah ada keputusan seperti ini jelas semuanya tidak akan berangkat. Disamping Pak Menteri sudah menyampaikan keputusan secara resmi, kita juga akan sosialisasikan ke jemaah melalui KBIH," ujarnya.
Sembari menerima surat pengumuman pembatalan pemberangkatan calon jemaah haji, pihaknya akan berkoordinasi dengan para pengurus KBIH.
"Mungkin minggu depan kita kumpulkan KBIH, walaupun mungkin sudah pada tahu bahwa ini bukan kebijakan negara kita tapi Arab Saudi," ungkapnya.
Sejauh ini belum ada calon jemaah haji yang datang ke kantor kemenag untuk menanyakan langsung soal pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun ini.
"Seusai pengumuman yang dilakukan Pak Menteri belum ada yang datang ke kantor," ujarnya.
Baca Juga: Kemensos Lambat Beri Bantuan ke Alor? Ini Penjelasan Mensos Risma ke DPR
Jika sewaktu-waktu Arab Saudi membuka peluang keberangkatan calon jemaah haji, ia mengira waktunya tidak akan cukup secara teknis.
"Kita akan melakukan pendekatan lahir batin baik pendekatan secara agama maupun teknis, terutama ini persoalannya alamiah karena pandemi bukan karena kesengajaan atau kelalaian," ucapnya.
Pihaknya mengimbau calon jemaah dapat menerima dengan sabar bahwa keputusan ini yang terbaik.
Berita Terkait
-
Soal Kuota Haji 2021, Fadli Zon Curiga Hubungan RI - Arab Saudi Sedang Tak Baik
-
Batal Berangkat karena Dalih Pandemi, Puan Maharani Minta Jemaah Haji Sabar
-
Keberangkatan Calon Jemaah Haji Ditunda, Haikal Hassan: Karena Zalim Pada Habib Rizieq?
-
Ratusan Jamaah Haji Kota Banjar Batal ke Tanah Suci
-
Jemaah Haji Dibatalkan Pertama dalam Sejarah, Haikal Hassan Curiga karena Zalim ke HRS
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan