SuaraJabar.id - Aksi kejar-kejaran dua mobil terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (5/6/2021).
Sebuah mobil Avanza bernopol T 1758 BD warna putih yang diduga digunakan komplotan pencuri mesin diesel dipepet korban hingga terjun ke sawah.
Dilansir Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, salah satu korban yakni Devi Sunandar (23 tahun) mengatakan, mesin Diesel untuk traktor yang dicuri itu merupakan milik ayahnya.
Menurut dia, pencurian mesin terjadi di rumahnya di Kampung Limusnunggal, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (5/6/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.
Devi dengan temannya dan Agus (45 tahun) pamannya lantas melakukan pencarian. Sekitar pukul 04.00 WIB, di sebuah jalan kecil tak jauh dari Jalan Lingkar Selatan ditemukan sebuah Avanza putih yang berhenti dan ada tiga orang didalamnya.
“Di belakang mobil itu banyak tumpahan solar jadi curiga. Awalnya sudah ada niat untuk menggeledah mobil tersebut tapi khawatir salah paham,” jelas Devi.
Menurut Devi mobil itu lantas melaju dari jalan kecil ke arah Jalan Lingkar Selatan. Melihat mobil itu melaju, Devi bersama pamannya berusaha mengejar ke Jalan Lingkar Selatan dengan melalui jalan lain.
Ketika di Jalan Lingkar Selatan, mobil putih itu terlihat lagi dan dipepet oleh Agus yang pakai mobil. Devi dan Agus bertanya ke sopir tapi yang ada mobil langsung tancap gas. Sedangkan Agus, dalam posisi menggantung di pintu mobil bagian sopir.
Agus meraih setir hingga mobil Avanza itu hilang kendali dan masuk ke sawah. Sopir Avanza itu pun melarikan diri. “Paman saya mencoba merebut setir lalu mobil masuk sawah, adapun orang di dalam mobil itu lari ke sawah,” jelasnya.
Baca Juga: Heboh Sperma dan Ganja di Soal Ujian Kelas 5 SD, Guru: Tak Pantas
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan
-
Puncaki Peringkat, XL Ultra 5G+ Resmi Dinobatkan sebagai Internet Tercepat di Indonesia versi Ookla
-
Misteri Kematian NS di Jampangkulon Sukabumi, DP3A Turun Tangan Kawal Proses Hukum
-
Surati Bupati Tasikmalaya, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Perlindungan Jemaat Ahmadiyah