SuaraJabar.id - Warga di wilayah Bandung Timur, terutama yang tinggal di dekat Pasar Induk Gedebage Kota Bandung sudah tidak asing lagi dengan kupat tahu Alam Sari.
Meski sederhana, kupat tahu legendaris ini selalu ramai pembeli. Warga sekitar Gedebage menjadikan kupat tahu ini list nomor satu ketika tengah ingin menyantap kupat tahu.
Sekilas, komposisi kupat tahu yang ditawarkan sama seperti kupat tahu pada umumnya. Setiap porsi berisi potongan ketupat, sayut tauge, tahu, bumbu kacang, kecap sambal dan taburan kerupuk. Tapi kupat tahu Alam Sari tak pernah sepi pengunjung.
"Kalau sedang ramai bisa dapat Rp 2 juta per hari. Kalau kondisi seperti sekarang ini, paling hanya dapat Rp1 juta," ujar Didi pemilik Kupat Tahu Alam Sari kepada Ayobandung.com, Minggu (6/6/2021).
Ia mengaku memilih lokasi di dekat Kecamatan Panyileukan karena strategis dan dekat dengan Pasar Gedebage.
Didi mengaku sudah berjualan selama 31 tahun sehingga terkenal di kalangan warga Bandung Timur.
"Saya berjualan disini dari tahun 1990. Bisa dibilang udah legendaris," katanya.
Menurut para pelanggan, Kupat Tahu Alam Sari memiliki ciri khas tersendiri di lidah konsumen. Lontong dan tahu buatannya sangat lembut dari yang lain.
"Aku suka beli kupat di sini. Selain murah, enak, dan bikin ketagihan," ujar Ani, seorang pembeli.
Baca Juga: 5 Kuliner Legendaris di Malang Ini Wajib Kamu Cobain
Pelanggan Kupat Tahu Alam Sari bukan hanya dari daerah Gedebage, tapi juga dari luar daerah yang rela datang kuntuk mencicipi kelezatannya. Harganya juga ramah di kantong, hanya Rp 10 ribu per porsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
143 Juta Orang Diprediksi Mudik, Menhub: Jawa Barat Jadi Titik Fokus
-
Skandal TPST Bantargebang Naik ke Penyidikan: KLH Serius Proses Hukum Pengelola Gunung Sampah
-
Purwakarta Punya Gaya, 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Wajib, Cocok Buat Healing
-
Prof Deby Vinski akan Pimpin Kongress Stem Cell Dunia di Jepang, Perancis dan Inggris