- Jusuf Kalla mengapresiasi Prof. Deby Vinski atas pengembangan ilmu anti aging dan sel punca di panggung global, mendorong harumkan nama Indonesia.
- Prof. Deby Vinski merencanakan lima kongres internasional tahun 2026 di berbagai negara, termasuk Inggris untuk Regenerative Medicine.
- Prof. Deby juga melaporkan workshop terapi sel punca bersertifikasi internasional WOCS bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI.
SuaraJabar.id - Tokoh perdamaian dunia sekaligus Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, memberikan apresiasi atas kiprah internasional Prof. dr. Deby Vinski, MSc, Ph.D, yang dikenal sebagai “The Queen of Anti Aging & Stem Cell”, dalam mengembangkan ilmu kedokteran regeneratif dan sel punca di panggung global.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan hangat dan penuh kekeluargaan di Jakarta, saat Prof. Deby Vinski melaporkan agenda besar organisasi internasional yang dipimpinnya, yakni World Council of Stem Cell (WOCS) dan World Council of Preventive Medicine (WOCPM), yang berpusat di Swiss.
Pertemuan itu turut didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Ibu Lisa JK, Ibu Muswira JK, serta Ibu Aci Pada sebagai Corporate Director Vinski Group.
Dorongan untuk Harumkan Nama Indonesia
Dalam kapasitasnya sebagai Honorary Advisor, Jusuf Kalla menegaskan pentingnya kontribusi anak bangsa dalam memperkuat reputasi Indonesia di dunia internasional, khususnya di bidang kesehatan dan kedokteran regeneratif.
“Saya mengapresiasi langkah besar yang dilakukan Prof. Deby Vinski dalam merintis dan mengembangkan dunia anti aging serta stem cell di tingkat global. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga membawa nama baik Indonesia di mata dunia. Teruslah maju dan jadikan Indonesia sebagai pusat rujukan kesehatan internasional,” ujar Jusuf Kalla.
Menurutnya, kiprah global tersebut berpotensi meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia, sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan health tourism nasional.
Lima Kongres Internasional 2026
Dalam laporannya, Prof. Deby Vinski menyampaikan rencana penyelenggaraan lima kongres internasional sepanjang 2026, yang akan digelar di berbagai negara, antara lain di Bangkok (Thailand), Osaka (Jepang), Paris (Perancis), serta pelaksanaan World Consensus Regenerative Medicine and Stem Cell di Inggris pada Oktober 2026.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Cara Tepat Obati Luka Diabetes Agar Terhindar dari Ancaman Amputasi
Kongres tersebut akan menghadirkan pakar-pakar dunia di bidang kedokteran regeneratif, terapi sel punca, dan pengembangan genetika, guna memperkuat kolaborasi global dan menyusun standar ilmiah internasional.
Respons Antusias Dunia Internasional
Gagasan Prof. Deby terkait pengembangan ilmu kedokteran sel punca dan genetika mendapat respons antusias dari berbagai kalangan internasional.
Hal ini dinilai menjadi momentum strategis untuk menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci dalam riset dan inovasi medis berbasis regeneratif.
Prof. Deby Vinski menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi lintas negara dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di bidang kedokteran modern.
“Kami ingin Indonesia tidak hanya menjadi peserta, tetapi menjadi pemimpin dalam pengembangan regenerative medicine dan stem cell therapy. Melalui WOCS dan WOCPM, kami membangun jejaring global, standar ilmiah, serta sistem sertifikasi internasional yang kredibel,” ujar Prof. Deby Vinski.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tega Lakukan Kekerasan Seksual, Anak Tiri di Cirebon Laporkan Ayah Sambung ke Polisi
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
Tanpa Bojan Hodak dan Dua Pilar Asing, Bos Umuh Tuntut Persib Tetap Bermental Juara
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku