- Serangan jantung adalah berhentinya aliran darah ke jantung akibat sumbatan plak, menjadikannya penyebab kematian utama dunia.
- Sumbatan disebabkan oleh penumpukan lemak (aterosklerosis) yang menyebabkan kerusakan otot jantung jika oksigen terhenti.
- Deteksi dini melalui skrining sangat penting sebab gejala awal seringkali tidak jelas, terutama pada wanita.
SuaraJabar.id - Serangan jantung bukan lagi penyakit usia tua. Kondisi ini telah menjadi salah satu jenis penyakit jantung koroner dan menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian nomor satu di dunia.
Fakta ini menjadi peringatan keras, bahwa sangat penting untuk mengenali tanda-tanda serangan jantung dan melakukan skrining jantung secara rutin.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Eka Hospital Cibubur, dr. Yislam Aljaidi, memaparkan secara gamblang apa itu serangan jantung, gejala, penyebab dan urgensi deteksi dini melalui skrining.
"Serangan jantung adalah kondisi ketika aliran darah menuju jantung berkurang drastis atau berhenti sama sekali. Ini terjadi akibat sumbatan di pembuluh darah jantung," katanya kepada wartawan di Cibubur, Rabu (11/2/2026).
Sumbatan ini biasanya disebabkan kata dr. Yislam, oleh plak yang terbuat dari lemak dan kolesterol yang menumpuk selama bertahun-tahun di dinding pembuluh darah (aterosklerosis).
"Ketika plak ini terlepas, gumpalan darah bisa terbentuk dan akhirnya menyumbat pembuluh darah menuju jantung, baik sebagian maupun sepenuhnya," ujarnya.
Dia melanjutkan, bahwa saat aliran darah yang mengandung oksigen ke jantung berkurang atau berhenti, otot jantung akan mulai mengalami kerusakan dan akhirnya mati. Kondisi ini dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
"Risiko serangan jantung umumnya meningkat pada orang dengan aterosklerosis, sayangnya, kondisi ini pada awalnya tidak menunjukkan gejala yang nyata. Padahal, saat serangan jantung terjadi, pertolongan pertama harus diberikan secepatnya," ucapnya.
Seringkali, kata dia nyeri di punggung keliru diartikan sebagai pegal linu sehingga terlambat ditangani.
Baca Juga: Warga Sakit Harus 'Numpang' ke Tangerang, Ketua DPRD Desak Pemkab Bogor Bangun RS Baru
"Anda perlu waspada jika nyeri tersebut tidak hilang atau membaik setelah pengobatan rumahan. Pada wanita, gejala serangan jantung mungkin sedikit berbeda, seperti rasa berat dan tertindih di dada, alih-alih nyeri tajam," jelasnya lagi.
Sebelum berkembang menjadi penyakit jantung koroner, lanjut dia, tubuh sebenarnya sudah memberikan tanda-tanda awal seperti hipertensi atau kadar kolesterol tinggi.
"Sayangnya, kondisi ini seringkali tanpa gejala di tahap awal. Oleh karena itu, melakukan skrining penyakit jantung menjadi sangat penting dalam deteksi dini dan pencegahan serangan jantung," tukasnya.
Tanda-tanda serangan jantung yang perlu diwaspadai:
- Nyeri dada seperti ditekan atau diberi beban berat.
- Rasa tidak nyaman atau nyeri yang menjalar ke area bahu, lengan, punggung, leher, hingga rahang.
- Keringat dingin.
- Kelelahan ekstrem.
- Rasa nyeri di ulu hati terutama jika ruang jantung bagian bawah yang terdampak.
- Pusing tiba-tiba atau bahkan pingsan.
- Mual.
- Sesak napas.
Tag
Berita Terkait
-
Warga Sakit Harus 'Numpang' ke Tangerang, Ketua DPRD Desak Pemkab Bogor Bangun RS Baru
-
Jangan Anggap Remeh! Ini Cara Tepat Obati Luka Diabetes Agar Terhindar dari Ancaman Amputasi
-
Surat Edaran Gubernur Jabar Bikin Heboh, Semua Pihak Diimbau Donasi Rp1.000 Per Hari, Apa Tujuannya?
-
Jawa Barat Ambil Alih RSUD Kota Bogor, Siap Jadi Pusat Rujukan Regional
-
Serbuan Teritorial 2025 TNI AD Tingkatkan Kualitas Hidup Warga di Lingkar Kediaman Prabowo
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Update Longsor Cisarua: Tim DVI Polda Jabar Berhasil Identifikasi 80 Jenazah
-
Jadwal KRL Terakhir Malam Ini 10 Februari 2026 Jakarta-Depok-Bogor
-
Perumda BPR Cirebon Dicabut Izin, Kejari Pastikan Kasus Korupsi Tetap Jalan: Tunggu Audit BPK
-
Fenomena Negara Suap Negara, KPK Bongkar Kongkalikong PN Depok dan Anak Usaha Kemenkeu
-
Izin Usaha Perumda BPR Bank Cirebon Dicabut OJK: LPS Siap Lakukan Likuidasi