- Hujan deras menyebabkan banjir di Desa Cijayanti, Bogor, berdampak pada 73 rumah warga akibat luapan kali setempat.
- Pemkab Bogor segera mengerahkan alat berat dan kendaraan khusus untuk penanganan darurat meskipun sungai wewenang instansi lain.
- Bupati Bogor menggarisbawahi prioritas keselamatan warga dengan proaktif melakukan normalisasi sungai serta pembersihan drainase rutin.
SuaraJabar.id - Hujan berintensitas tinggi kembali memicu banjir di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebanyak 73 rumah warga terdampak banjir akibat luapan aliran kali di wilayah tersebut. Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat dengan menurunkan alat berat untuk melakukan penanganan komprehensif.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan bahwa wilayah Cijayanti memang kerap terdampak banjir setiap kali hujan deras.
Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat untuk mencegah kejadian berulang.
“Setiap hujan deras, air meluap dan masuk ke jalan. Sejak tadi malam kami sudah menurunkan alat-alat milik Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan penanganan,” kata Rudy Susmanto.
Yang menarik, Bupati Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk tidak terhambat oleh masalah kewenangan.
Meskipun pengelolaan sungai berada pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan instansi terkait lainnya, pemerintah daerah tetap mengambil langkah awal demi keselamatan masyarakat.
"Kami tidak menunggu kewenangan. Karena menyangkut keselamatan orang banyak, apa yang bisa kami lakukan terlebih dahulu akan kami kerjakan,” ujarnya.
Untuk mempercepat penanganan, Pemkab Bogor juga mengerahkan sarana pendukung lain seperti kendaraan amfibi dan tongkang untuk mempercepat proses normalisasi sungai, setu, serta pembersihan drainase di lokasi terdampak.
Baca Juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Muhammadiyah Adalah Sahabat Sejati Polri
Rudy menambahkan, Pemkab Bogor juga melakukan pembersihan dan pembukaan saluran air secara rutin di berbagai wilayah sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan meminimalisir risiko banjir kembali,” kata Rudy.
Berita Terkait
-
Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Muhammadiyah Adalah Sahabat Sejati Polri
-
Stadion Pakansari Porak-poranda Akibat Cuaca Ekstrem, Kadispora: Alhamdulillah Tidak Ada Korban Jiwa
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Jadwal KRL Terakhir Malam Ini 10 Februari 2026 Jakarta-Depok-Bogor
-
Indonesia Raja Pisang Dunia, Arif Satria Ungkap Kekayaan 16 Subspesies Liar Tanah Air
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
PSEL Bogor: Solusi Energi Bersih vs Kekhawatiran Warga Kayumanis
-
BRI Peduli Siapkan PMI Cirebon Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Usai Berkiprah di Luar Negeri
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Jawab Misterius Soal Mariano Peralta, Bos Persib: Rahasia, Saya No Comment
-
BRI Apresiasi Kebijakan Dana SAL, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Sektor Riil