SuaraJabar.id - Tiga gerai restoran cepat saji McDonald's yang ada di Kota Bandung disegel Satpol PP lantaran melanggar protokol kesehatan (prokes) bertepatan dengan launching BTS Meal pada Rabu (9/6/2021).
Ketiga gerai yang disegel tersebut berada di kawasan Buah batu, Kopo Mas dan Cibiru.
Plt Kabid Tibum Satpol PP Kota Bandung Idrus Uswendi mengatakan, penyegelan dilakukan lantaran terjadi pelanggar protokol kesehatan. Adapun jenis protokol yang dilanggar meliputi kerumunan, dan tidak adanya social distancing.
Terkait aturan yang dikenakan, Idris menyatakan melakukan penyegelan hingga 14 hari ke depan. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Kota Bandung yang mengatur protokol kesehatan.
"Mereka memiliki 11 gerai di 10 kecamatan. Hampir seluruhnya itu melakukan pelanggaran prokes, jadi denda administratif terhadap gerai-gerai (McDonald's) yang melanggar prokes," katanya seperti dilansir Ayobandung.com-jaringan Suara.com.
Dia melanjutkan, dalam Perwal 28 Kota Bandung diatur jasa usaha pariwisata. Sanksi terhadap pelanggar akan berakhir jika si pelanggar memenuhi protokol kesehatan.
"Sanksi berakhir setelah yang bersangkutan memenuhi protokol kesehatan terhadap pelanggaran prokes yang dilanggarnya," katanya.
Sebelumnya diberitakan, promo BTS meal membuat kemacetan dan kerumunan di tiga lokasi McDonald's di Kota Bandung, Rabu (9/6/2021).
Kemacetan terjadi McDonald's Cibiru, Jalan Raya Cipadung, Kota Bandung. Diketahui, lokasi gerai yang berada di Bundaran Cibiru memang sudah biasa terjadi kemacetan. Namun, dengan adanya penumpukan kendaraan yang memesan promo BTS Meals McDonald's mengakibatkan kemacetan lebih parah.
Di McDonald's Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, kendaraan juga mengular sejak di Cipamokolan. Kebisingan terjadi dari pengemudi membunyikan klakson karena mereka dipaksa melaju lambat oleh tumpukan driver online di depan gerai.
Baca Juga: Army Harap Tenang! McDonald's Tegaskan Menu BTS Meal Tersedia Sampai Bulan Depan
Kemacetan ketiga terjadi di McDonald's Gatot Subroto, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Di kawasan ini, kendaraan yang menuju ke arah gerai dipaksa melaju lambat sejak di depan Trans Studio Mall.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba