Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 16 Juni 2021 | 11:46 WIB
Warga ikut serta dalam pemasangan tiang listrik untuk 4 kampung yang belum teraliri listrik di Desa Nangela, Kabupaten Sukabumi. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

SuaraJabar.id - Warga Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi dengan antusias membantu proses pemasangan tiang untuk program listrik desa atau Lisdes.

Tiang-tiang itu rencananya akan mengaliri listrik ke 222 Kepala Keluarga yang belum menikmati listrik di desa tersebut.

Jumlah tersebut tersebar di lima kampung yaitu Kampung Cikuya RT 07/03 sebanyak 42 KK, Kampung Sukasirna RT 05/02 sebanyak 68 KK, Kampung Caringin 06/02 sebanyak 56 KK, Palatarpari RT 15/04 sebanyak 23 KK, Kampung Gunungtilu RT 10/03 sebanyak 33 KK.

Sebelumnya, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi menyatakan, pemasangan tiang Listrik di Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi merupakan program Listrik desa atau lisdes.

Baca Juga: 11 Desa Terpencil Kepri Kini Diterangi Listrik PLN, Tingkatkan Ekonomi Warga

"Kami baru dapat informasi langsung dari Pelaksana Proyek Kelistrikan (UP2K) Jabar, betul [pemasangan tiang] untuk program Listrik desa di Desa Nangela," ujar Humas PLN UP3 Sukabumi Wiwin Darwati kepada Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Senin (14/6/2021) lalu.

Wiwin menyatakan, saat ini dimulai penggalian lubang untuk penanaman tiang-tiang. Adapun tiang yang akan berdiri yaitu tiang tegangan rendah 160 tiang, tiang tegangan menengah 42 bantang dan 2 gardu.

Sementara itu, Desa Nangela yang berdiri sekitar tahun 1981 dan 1981 merupakan pecahan dari Desa Bangbayang. Kemudian desa tersebut memiliki Kepala Desa definitif mulai tahun 1988.

Saat ini desa tersebut memiliki 1.064 KK yang terdiri dari 3.337 jiwa dengan rincian laki-laki 1.592 dan perempuan 1.745.

Kepala Desa Nangela Sudin mengatakan pemasangan tiang memasuki hari empat pada, Selasa (15/6/2021). Dalam pelaksanaannya, warga bahu membahu membantu.

Baca Juga: Pembangkit Rusak, Pemadaman Listrik di Karimun Terjadi 4 Jam Hingga Waktu Tak Ditentukan

Adapun dalam pemasangan tiang tersebut terkendala akses jalan, sebab kampung tersebut berada di pelosok. Kendati begitu, warga sangat antusias dan berharap semua proses berjalan tanpa kendala.

Load More