SuaraJabar.id - Warga Dusun Nanggewer, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis digegerkan dengan penemuan tengkorak kepala manusia yang tergantung di sebuah pohon mahoni di Jalan Alinayin.
Tak jauh dari lokasi penemuan tengkorak, ditemukan juga tulang benulang manusia yang terbungkus baju berwarna hitam.
Penemuan ini berawal dari seorang warga bernama Iwan yang sedang melakukan aktivitas memberikan pupuk untuk benih pohon manggis di kebun.
“Sekitar jam 10 saya tiba di lokasi pemupukan pohon manggis, setelah pemilik lahan menyuruh untuk menaburkan pupuk dari kotoran ayam. Karena saya merupakan buruh tani,” ujarnya, Senin (28/06/2021).
Namun, lanjut Iwan, dirinya terkejut karena di sekitar lahan tersebut ia menemukan tulang manusia yang masih mengeluarkan bau menyengat.
Iwan mengaku awalnya tidak menghiraukan keberadaan tulang yang hampir terinjak olehnya. Ia hanya melewatinya sambil terus menabur pupuk ke benih pohon manggis.
“Waktu menabur pupuk saya berjalan mundur, kemudian saya mencium bau bangkai. Awalnya saya mengira bau tersebut dari pupuk kotoran ayam. Namun selang beberapa saat saya pun melihat ada tulang manusia terbungkus baju warna hitam dan mengeluarkan bau busuk menyengat,” tuturnya.
Setelah Iwan yakin kalau yang ia temukan itu tulang bagian tubuh manusia, ia pun langsung melaporkan temuannya kepada pemilik warung yang tidak jauh dari lokasi. Selang beberapa saat temannya datang setelah pemilik warung memberitahunya.
“Teman saya datang lalu meminta menuju lokasi penemuan tulang tersebut, kemudian mencarinya. Ternyata tengkorak bagian kepalanya tergantung pinggir pohon mahoni tidak jauh dari penemuan tulang bagian tubuhnya,” jelasnya.
Baca Juga: Perempuan Korban Pembunuhan di Rumah Kost Pinrang Disebut Perawat Rumah Sakit
Sementara itu warga lainnya, Ubadilah yang merupakan teman Iwan tersebut mengatakan, setelah ia melihatnya, ternyata benar tulang yang terbungkus kain itu merupakan jasad manusia yang sudah membusuk.
Kemudian, Ubaidilah pun melaporkan penemuan tulang tengkorak kepala manusia itu kepada pihak aparat pemerintah setempat. Hal itu untuk memastikan bahwa penemuan tersebut benar tulang manusia yang sudah membusuk.
“Karena penasaran, saya pun menemukan juga bagian kepala korban tergantung dan sudah terlihat tulang tengkoraknya,” kata Ubaidilah.
Sementara itu, Dudung yang merupakan anggota Tagana wilayah Nanggewer mengatakan, setelah menerima laporan dari warga pada sore harinya, ia pun langsung melaporkan kepada pihak Polres Ciamis terkait penemuan tengkorak kepala manusia yang tergantung tersebut.
“Dipastikan yang tergantung itu merupakan kerangka manusia. Sehingga pada malam hari sekitar pukul 19-00 WIB, tim dari Inafis Polres Ciamis bersama dengan Puskesmas Baregbeg melakukan evakuasi tulang bagian badan dan tengkorak kepala yang terpisah,” terangnya.
Lanjut Dudung, guna pemeriksaan lebih lanjut, tulang dan tengkorak kepala yang terpisah itu dibawa ke RSUD Ciamis oleh pihak kepolisian Polres Ciamis. Hal untuk untuk memastikan apakah jasad yang sudah tinggal tulang itu merupakan korban pembunuhan atau memang bunuh diri.
Berita Terkait
-
Geger di Ciamis, Pria ODGJ Bacok 2 Polisi, Berakhir Tewas Diamuk Warga
-
Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away
-
Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam
-
Penyebab Dedi Mulyadi Ngamuk saat Dihadang Warga di Ciamis: Emang Saya Orang Budeg?
-
Viral! Kena Prank Warga Lalui Jalan Rusak, Dedi Mulyadi Emosi: Kalian Harus Punya Adab Sama Saya
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat