Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Minggu, 04 Juli 2021 | 12:20 WIB
Bupati Indramayu Nina Agustina Da'i Bachtiar. [Suara.com/Abdul Rohman]

SuaraJabar.id - Mulai 3 hingga 20 Juli 2021, Kabupaten Indramayu menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat level 3. Lalu apa arti level 3 dalam PPKM Darurat yang diterapkan di Indramayu?

Penetapan level 3 ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Indramayu No. 443/1515/Org. Dari keterangan Bupati Indramayu Nina Agustina, penentuan level diambil sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan assesment.

“Jadi kita mengikuti arahan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi agar membatasi aktivitas di masyarakat dengan menerapkan PPKM Darurat,” kata Bupati Nina dalam keterangan resmi.

Bupati Nina Agustina menegaskan, latar belakang dilaksanakannya PPKM Darurat COVID-19 di Indramayu adalah karena terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Indramayu yang belum dapat dikendalikan secara optimal.

Baca Juga: AirAsia Hentikan Penerbangan Selama PPKM Darurat Jawa-Bali Sampai 6 Agustus 2021

Lonjakan ini berdasarkan pada 4 kriteria yakni tingkat kematian, tingkat kesembuhan, tingkat kasus aktif, dan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (Bed Occupancy Ratio/BOR) untuk Intensive Care Unit (ICU), dan ruang isolasi.

Orang nomor satu di Indramayu itu mengajak semua pihak untuk bersama-sama berkomitmen mencegah penyebaran Covid-19 yang dimulai dari diri sendiri, yakni disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Saya meminta kepada seluruh komponen masyarakat Indramayu untuk bersinergi dan bersatu karena keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi,” jelasnya.

Arti Level PPKM Darurat Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Sadikin menjelaskan arti empat level daerah yang menerapkan kebijakan PPKM Mikro.

"Berdasarkan guidelines WHO yang baru, level dari krisisnya daerah dilihat dari dua faktor besar, satu laju penularan yang kedua daya respons atau kesiapan kota, kabupaten untuk respons," kata Budi melalui siaran pers langsung YouTube Sekretariat Presiden RI, Kamis (1/6/2021) lalu.

Baca Juga: Unhas Tarik Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan di Jeneponto Karena Terpapar Covid-19

Budi mengatakan, indikator laju penularan diukur dari tiga level yakni jumlah kasus konfirmasi per 100.000 penduduk, kasus yang ditangani di rumah sakit per 100.000 penduduk, dan kasus meninggal per 100.000 penduduk.

Load More