SuaraJabar.id - Bank Mandiri terus konsisten mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia, khususnya pada generasi muda dan pelajar. Konsistensi ini diwujudkan lewat program GEMPITA Lestari, inisiatif yang menggabungkan edukasi literasi keuangan dan keuangan berkelanjutan, melalui penawaran fitur eksklusif pada tabungan, talk show interaktif, dan aktivasi menarik di booth.
Sosialisasi program ini dilaksanakan di Universitas Indonesia (UI) bertepatan dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dilaksanakan di Balairung, UI. Segmen peserta difokuskan pada mahasiswa baru sebagai kelompok yang akan memasuki fase kehidupan dewasa sehingga membutuhkan pemahaman keterkaitan keputusan finansial dan lingkungan yang tepat.
Melalui program ini, Bank Mandiri bermitra strategis dengan UI, sebagai lembaga pendidikan tinggi terakreditasi, untuk melaksanakan inisiatif literasi keuangan dan keuangan berkelanjutan yang relevan serta bermanfaat.
Kegiatan ini mendukung peningkatan pemahaman mahasiswa baru terhadap pengelolaan keuangan, konsep keuangan berkelanjutan, dan produk perbankan, sehingga mereka dapat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak. Dengan pendekatan ini, program diharapkan dapat membentuk generasi muda yang siap secara finansial dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.
“Program GEMPITA Lestari merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam akselerasi literasi keuangan dan keuangan berkelanjutan di kalangan generasi muda,” ujar Abdul Rahmaan, Vice President Environmental, Social & Governance Group Bank Mandiri dalam keterangan resminya, Jumat (8/8/2025).
Program ini menghadirkan talk show interaktif bertema “Green Campus, Bright Future: Membangun Mahasiswa sebagai Agen Perubahan” dengan menampilkan beberapa tokoh inspiratif.
Diskusi yang dihadiri lebih dari 5.000 mahasiswa baru ini membahas peran generasi muda sebagai agen perubahan, mengelola keuangan yang bijak, dan berkontribusi pada masa depan berkelanjutan melalui produk perbankan.
Salah satunya, melalui penawaran produk Tabungan Now yang memiliki fitur eksklusif selama program berlangsung, dimana dana yang disimpan akan dialokasikan untuk membiayai aktivitas usaha berkelanjutan seperti ekonomi sirkular atau energi terbarukan. Selain itu, Bank Mandiri juga menghadirkan booth interaktif dengan berbagai aktivitas edukatif.
“Dengan adanya program GEMPITA Lestari, mahasiswa dapat mengelola keuangan pribadi secara optimal sekaligus memberikan dampak positif nyata pada lingkungan. Transparansi kami hadirkan melalui Allocation & Impact Report, sehingga nasabah dapat melihat secara jelas bagaimana dana mereka digunakan untuk mendukung keberlanjutan,” tambah Abdul Rahmaan.
Baca Juga: Dukung Akselerasi Ekonomi Kreatif Lokal, Bank Mandiri Tegaskan Komitmen dalam Road to INACRAFT
Adapun, program GEMPITA Lestari berlangsung hingga Februari 2026 dan akan ditutup dengan Workshop Sustainable Financing bagi mahasiswa terpilih. Sesi ini membahas penerapan sustainable finance di sektor perbankan, strategi mitigasi risiko iklim, dan peluang ekonomi hijau di Indonesia. Inisiatif tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam membentuk ekosistem keuangan yang inklusif dan ramah lingkungan.
“Generasi muda adalah penggerak utama perubahan. GEMPITA Lestari menjadi wadah untuk mengakselerasi literasi keuangan dan kesadaran keberlanjutan melalui sinergi antara dunia pendidikan dan sektor perbankan. Program ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri untuk menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan, memperkuat perekonomian, dan menuntun Indonesia menuju masa depan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
-
Dukung Akselerasi Ekonomi Kreatif Lokal, Bank Mandiri Tegaskan Komitmen dalam Road to INACRAFT
-
Melalui Budidaya Sorgum di Kabupaten Bogor, Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Desa
-
Melalui Kolaborasi Program Air Bersih di Cibalong Tasikmalaya, Bank Mandiri Perkuat Komitmen ESG
-
Program Bapak Asuh di Indramayu: Bank Mandiri Dorong Purna PMI Jadi Pengusaha Tangguh
-
Bank Mandiri Resmikan Rumah Ekspor Garut: Dorong UMKM Go International
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi
-
Laba Tembus Rp57,132 Triliun, BRI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Kerakyatan