SuaraJabar.id - Mengelola gaji karyawan (payroll) di perusahaan bukan sekadar memindahkan dana ke rekening penerima setiap bulan.
Bagi perusahaan dengan jumlah karyawan besar, payroll merupakan proses yang melibatkan banyak tahapan dan membutuhkan ketelitian tinggi.
Input data berulang, potensi salah transfer, keterlambatan pembayaran, hingga rekonsiliasi transaksi kerap menjadi tantangan dalam pengelolaan payroll. Jika tidak ditangani dengan sistem yang tepat, proses ini dapat menyita banyak waktu dan meningkatkan beban administrasi.
Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan solusi digital yang mampu membantu penggajian berjalan lebih tertib, cepat diproses, dan mudah dipantau. Di tengah kebutuhan tersebut, QLola by BRI hadir sebagai salah satu opsi yang dapat dimanfaatkan.
QLola by BRI merupakan platform digital berbasis web dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dirancang untuk mendukung transaksi perbankan, monitoring, dan manajemen likuiditas perusahaan agar kondisi keuangan tetap terkelola optimal.
Mempermudah payroll dalam skala besar
Melalui fitur Cash Management, QLola by BRI membantu perusahaan menjalankan proses payroll dengan alur yang lebih praktis dan terstruktur. Solusi ini relevan bagi perusahaan yang ingin mengurangi pekerjaan manual sekaligus menekan potensi human error dalam penggajian.
Bagi tim Human Resource (HR), keuangan, maupun treasury, payroll sering kali menjadi pekerjaan yang sensitif karena berkaitan dengan data besar, tenggat waktu ketat, dan akurasi nominal. Dengan dukungan sistem yang terpusat, proses penggajian dapat dijalankan dengan pengelolaan yang lebih baik.
QLola by BRI juga mendukung pembayaran payroll secara massal melalui fitur Bulk Debit (One to Many) hingga 50 ribu data sekaligus. Kapasitas ini memudahkan perusahaan dalam menyalurkan gaji tanpa harus memproses transaksi satu per satu.
Baca Juga: Nasabah BRI, Yuk Saksikan Para Legenda Sepak Bola dalam Clash of Legends 2026
Fitur tersebut cocok digunakan perusahaan skala menengah hingga besar yang membutuhkan pengelolaan payroll dalam volume tinggi secara lebih praktis.
Mendukung integrasi dengan sistem perusahaan
Keunggulan lain dari QLola by BRI terletak pada dukungan integrasi Host-to-Host (H2H) melalui metode transfer file aman Secure File Transfer Protocol (SFTP).
Secara sederhana, H2H memungkinkan sistem perusahaan terhubung langsung dengan sistem bank, sedangkan SFTP digunakan untuk mengirim file dengan tingkat keamanan yang lebih terjaga.
Dengan dukungan tersebut, pengiriman data payroll dapat dilakukan langsung dari sistem internal perusahaan ke sistem perbankan sehingga alur kerja menjadi lebih tertata dan konsisten.
QLola by BRI juga telah mendukung Straight Through Processing (STP), yakni proses transaksi otomatis tanpa approval manual pada integrasi H2H tertentu. Fitur ini penting bagi perusahaan yang membutuhkan kecepatan eksekusi, terutama untuk penggajian rutin dalam jumlah besar.
Berita Terkait
-
Nasabah BRI, Yuk Saksikan Para Legenda Sepak Bola dalam Clash of Legends 2026
-
Segmen Commercial BRI Melesat Double Digit, Strategi Transformasi Tunjukkan Dampak Nyata
-
426.000 Agen Mekaar, Bukti Nyata Ekspansi Layanan Keuangan BRI Group
-
Fundamental Kokoh, BRI Optimistis Tumbuh dengan Dividen Rp52,1 Triliun
-
BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain, Nusa Tenggara Timur: Perkuat Kedaulatan Rupiah
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api
-
Kasus Perundungan Berulang, Anggota DPR Dorong Pembentukan UU Antibullying
-
Perkuat Kesiapsiagaan Damkar, Kemendagri Tekankan Kompetensi Petugas
-
Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027
-
Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai