SuaraJabar.id - Mulai hari ini, Rabu (7/7/2021), penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung bakal dilakukan selama tiga kali, yakni pagi, siang, dan sore hingga malam.
Kebijakan baru penutupan jalan di masa PPKM Darurat ini diambil dalam rakor yang digelar Pemerintah Kota Bandung bersama sejumlah stakeholder di Polrestabes Bandung, Selasa (6/7/2021) kemarin.
Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir (MTP) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Khairur Rijal mengatakan, penutupan dilakukan guna menekan mobilitas masyarakat yang masih tinggi di tengah lonjakan Covid-19 selama PPKM Darurat. Penutupan ini dilakukan di ruas jalan ring 1, ring 2, dan ring 3.
Berikut rincian waktu penutupan yang dimulai besok, Rabu, 7 Juli 2021:
• Waktu pagi dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
• Waktu siang dimulai pukul 13.00 hingga 16.30 WIB.
• Waktu sore hingga malam, dimulai pukul 18.00 hingga 05.00 WIB.
Adapun ring 1 terdiri dari 11 ruas jalan berada di pusat Kota Bandung. Ring 1 ini antara lain:
• Jalan Ottista (Pasar Baru)
Baca Juga: Perusahaan Esensial Abaikan PPKM Darurat, Bupati Cianjur: Siap-Siap Urusan Sama Polres
• Jalan Asia Afrika–Tamblong
• Jalan Naripan–Tamblong
• Jalan Braga
• Jalan Banceuy–Asia Afrika
• Jalan Lembong–Tamblong
• Jalan Merdeka
• Jalan Ir H Juanda (Cikago sampai Simpang Dago)
• Jalan Purnawarman
• Jalan Dipatiukur
• Jalan Alun-alun Timur
Sedangkan ring 2 merupakan sepanjang Jalan Lingkar Selatan yang mengarah ke pusat kota. Ring 2 antara lain:
• Jalan Ahmad Yani–Martadinata
• Jalan Gatsu–Pelajar Pejuang 45
• Jalan Talaga Bodas–Pelajar Pejuang 45
• Jalan Lodaya–Pelajar Pejuang 45
• Jalan Buahbatu–Pelajar Pejuang 45
• Jalan Sriwijaya–Pelajar Pejuang 45
• Jalan M Ramdhan–Pelajar Pejuang 45
• Jalan Moch Toha–Pelajar Pejuang 45
• Jalan Ottista–BKR, Jalan Kopo–Peta
• Jalan Pasirkoja–Peta
• Jalan Jamika–Peta (Simpang 5 B)
Ring 3 merupakan sepanjang Jalan Soekarno-Hatta (Soetta) dan batas kota non-tol. Penutupan ini hanya satu ruas jalan. Ring 3 meliputi:
• Simpang Jalan Soetta - Jalan Pasir Koja
• Simpang Jalan Soetta - Jalan Kopo
• Simpang Jalan Soetta - Jalan Moch. Toha
• Simpang Jalan Soetta - Jalan Buah Batu
• Bundaran Cibiru (batas kota)
• Cibeureum (batas kota)
• Ledeng (batas kota)
Exit Gerbang Tol (GT)
Adapun di exit tol dilakukan penyekatan selama 24 Jam. Exit tol tersebut sebagai berikut:
1. Exit GT Pasteur
2. Exit GT Pasirkoja
3. Exit GT Kopo
4. Exit GT Moch Toha
5. Exit GT Buah Batu
Berita Terkait
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Selangor Bawa 150 Delegasi ke Bandung Untuk Forum Bisnis ASEAN
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Bomber Andalan Persib Jagokan Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Selain Brasil
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa