SuaraJabar.id - Harga cabai rawit merah di asar Cipanas dan Pasar Induk Cianjur (PIC) terpantau mengalami kenaikan. Harganya saat ini sudah menyentuh Rp 50-60 ribu per kilogramnya.
Dari penuturan seorang pedagang sayur di Pasar Cipanas, Ahmad (40), kenaikan harga cabai rawit ini terjadi saat memasuki masa PPKM Darurat.
Sebelum PPKM Darurat kata dia, harga cabai rawit merah berada di kisaran Rp 30 ribu per kilogram.
Ia menduga, kenaikan ini akibat adanya sejumlah pembatasan selama PPKM Darurat diterapkan sehingga distribusi cabai rawit terganggu.
“Sekarang harga cabai rawit merah itu di Rp50 ribu rupiah per kilogram. Sebelumnya itu Rp30 ribu rupiah per kilogram, naik Rp20 ribu. Karena cuaca mungkin para petani jadinya sulit produksi, juga distribusi yang banyak pembatasan,” kata dia, rabu (7/7/2021).
Sementara itu, untuk harga komoditi lainnya tidak mengalami kenaikan. Seperti cabai merah kriting dan cabai merah besar, semuanya berada di kisaran harga standar.
“Cabai merah kriting harganya Rp20 ribu per kilogram, kalau cabai merah besar itu Rp28 ribu per kilogram, standar harganya enggak ada kenaikan,” jelasnya.
Selain itu, beberapa komoditi seperti kentang, bawang putih, dan bawang merah tetap berada di harga standar. Ahmad mengatakan, tidak ada kenaikan harga yang berarti.
“Kentang per kilogramnya seharga Rp14 ribu. Kalau bawang putih harga per kilonya itu Rp26 ribu, bawang merah Rp30 ribu per kilogram. Sama, masih standar,” paparnya.
Baca Juga: Selama PPKM Darurat, KPK Klaim Awasi Penyaluran Bansos Covid-19 ke Masyarakat
Pedagang sayur lainnya, Maman (39) mengungkapkan, hanya harga cabai rawit merah yang naik. Ia menyebut, harga komoditi lainnya masih standar, hanya sepi pembeli saja.
“Cabai rawit merah susah sekarang, harganya per kilo Rp 50 ribu, dulu paling Rp 35 ribu. Kalau komoditi lain masih aman, harganya standar. Cuma karena pembatasan jadi sepi pembeli aja,” ungkapnya.
Senada, salah seorang pedagang sayur di Pasar Induk Cianjur (PIC) Pasirhayam, Ade mengatakan, harga cabai rawit merah sekarang mencapai Rp60-65 ribu per kilogram.
Sementara, bawang merah Rp 28 ribu, bawang putih Rp 24 ribu, cabai kriting Rp 30 ribu, dan kentang Rp13 ribu.
“Kenaikan harga cabai rawit merah sudah sekitar satu minggu ini. Sedangkan harga yang lainnya masih normal,” ucapnya.
Menurut Ade, kenaikan harga akan terus terjadi apalagi mendekati Hari Raya Idul Adha pada 20 Juli 2021 mendatang.
Berita Terkait
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Jangan Sampai Anak Kecil Melihat Prosesi Kurban Idul Adha sebelum Usia Berikut
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras
-
Tambang Ditutup 7 Bulan, Bupati Bogor Minta Dedi Mulyadi Beri Kepastian Warga
-
Gunakan Dana Rp100 Miliar, Anggaran Konstruksi Jalur Khusus Tambang di Bogor Siap Digenjot