SuaraJabar.id - Tenant atau pemilik gerai di mal yang ditutup akibat penerapan PPKM Darurat didorong untuk mengoptimalkan penjualan produknya secara online atau daring.
Sekjen Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Barat Satriawan Natsir mengatakan, dari seluruh tenant yang ada di 19 mal di Kota Bandung saja, hanya 5 sampai 10 persen yang memiliki sistem penjualan secara daring.
"Memang tidak optimal penjualannya, sangat jauh, karena kalau di mal sendiri kan sangat mengandalkan traffic pengunjung. Langkah yang paling sesuai dengan kondisi ini memang berjualan dengan daring," kata Satriawan di Bandung, dikutip dari Antara, Rabu (7/7/2021).
Selain sangat minim yang berjualan secara daring, menurutnya yang menggunakan teknologi tersebut pun hanya tenant yang menjual produk makanan.
Karena, kata dia, produk makanan sebelumnya pun memang sudah menggunakan sistem daring dengan sejumlah platform marketplace.
Sedangkan menurutnya tenant yang menjual produk fesyen sangat sedikit yang menggunakan penjualan secara daring karena permintaan yang juga sedikit.
"Kan orang-orang terutama di sektor fesyen itu ingin mencoba (pakaian), mungkin sektor kuliner masih berjalan karena sudah familiar dengan penjualan daring," kata dia.
"Bahkan kalau di trade center itu saya pikir tidak ada (sistem penjualan daring), sangat sedikit, karena itu perlu sistem, perlu kesiapan jadi dari tenaga kerjanya," tambahnya.
Menurutnya seluruh tenant di mal kini perlu mulai membangun sistem penjualan secara daring. Pasalnya pandemi COVID-19 ini merupakan kondisi yang belum pasti bagi sektor bisnis.
Baca Juga: Ketatnya PPKM Darurat di Surabaya, WFH 100 Persen, Kursi-Meja Disita Kalau Bandel
"Kita juga tidak menyangka bahwa 2021 itu akan terjadi penutupan lagi, mudah-mudahan harapan kita penutupan ini sampai tanggal 20 Juli saja," katanya.
Berita Terkait
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Unik! ASN Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Hemat BBM
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Ini Alasan Laga Digelar 1.000 Km dari Jakarta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran