SuaraJabar.id - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan berencana mendatangkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno untuk bertemu dengan para pelaku wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Rencananya mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu akan dihadirkan dalam gebyar vaksin di Lembang, yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Sesko AU.
Hal tersebut disampaikan Hengky ketika menjadi pembicara di kanal YouTube Suara.com bertajuk Imbas PPKM Darurat, Nasib Pelaku Wisata di KBB Diujung Tanduk? tayang pada Jumat (9/7/2021).
"Kita lagi nyusun dengan Pemprov mau vaksinasi di Sesko AU dengan kapasitas 10 ribu. Kita hadirkan Pak Sandi Uno untuk datang sambil menyapa para pelaku wisata," kata Hengky.
Diakui Hengky, pandemi COVID-19 sangat berdampak terhadap sektor pariwisata di Bandung Barat. Jumlah kunjungan menurun drastis yang berimbas terhadap pemasukan.
Kemudian, para pelaku wisata juga harus rela tempat usahanya buka tutup akibat penularan COVID-19 yang berkepanjangan ini.
Penutupun kembali harus dilakukan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli mendatang.
"Selama hampir 2 tahun pandemi COVID-19 berdampak pada wisata. Bahkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) kita turun hampir 50 persen," ungkapnya.
Untuk itu, Hengky berharap masyarakat tetap patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan agar kasus COVID-19 ini bisa ditekan, sehingga PPKM Darurat tidak diperpanjang.
"Sehingga pariwisata bisa dibuka lagi," ucapnya.
Baca Juga: Wisata Bukit Naang Kampar, Rekreasi nan Asri buat yang Hobi Tantangan
Hengky melanjutkan, setelah pandemi mereda Pemkab Bandung Barat bakal membuat program baru untuk mempromosikan wisata di KBB. Sebelum PPKM Darurat, dirinya berencana membuat semacam paket wisata bonus vaksin COVID-19.
"Sebelum PPKM Darurat saya inisiatif untuk membuat paket wisata plus vaksin tapi pada akhirnya PPKM Darurat kita pending," pungkasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern
-
Jadi Bupati Minimal Lulusan Apa? Ini Aturan dan Latar Pendidikan Jeje Govinda yang Viral
-
Menemukan Sisi Tenang Uskudar di Tengah Istanbul
-
Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul
-
Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Tanpa Transit! KA Sangkuriang Rute Ketapang-Bandung Resmi Beroperasi 2 Mei 2026
-
Harga MinyaKita di Pasar Bebas Bandung Melambung
-
5 Kejanggalan dan Fakta Mencengangkan di Balik Sidang Kepabeanan PN Cibinong yang Disorot Mahasiswa
-
Terancam 10 Tahun Penjara Tapi Hanya Tahanan Kota, Mahasiswa Pertanyakan Proses Hukum Julia Tobing
-
Viral Babysitter Rp30 Ribu per Jam, Pakar IPB Ingatkan Pengasuhan Bukan Sekadar Jasa