SuaraJabar.id - Sebuah mobil sedan berwarna hitam dikejar warga usai terlibat insiden tabrak lari. Warga berusaha menghentikan laju mobil itu dengan beragam cara mulai dari melempari kaca mobil hingga melompat ke mobil yang tengah melaju kencang itu.
Video pengejaran pelaku tabrak lari ini menjadi viral usai tersebar di jejaring media sosial.
Dari informasi, pelaku mencoba kabur karena panik usai menabrak korban. Namun sepeda motor korban saat itu tersangkut di mobil pelaku sehingga sempat terseret sejauh ratusan meter.
Dari hasil penelusuran, kejadian itu terjadi di Kota Bandung, tepatnya di Kawasan Cikutra, pada Minggu 11 Juli 2021, kemarin.
Saat dikonfirmasi, ke Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polrestabes Bandung, pihaknya membenarkan kejadian tabrakan tersebut, terjadi di wilayah hukum Kota Bandung.
Kanit Laka Satlantas Polrestabes Bandung AKP Tejo Reno mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pengemudi sedan tersebut.
"Pengemudinya perempuan, dengan inisial DA, sudah kita amankan dan dimintai keterangan," kata Reno saat ditemui di Mapolrestabes, Senin (12/7/2021).
Pemeriksaan sementara, ungkap Tejo, diketahui mobil sedan itu hanya menabrak dua kendaraan saja. Namun tak seperti dalam video yang beredar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Disinggung soal adanya motor yang terseret, Tejo membenarkan hal tersebut.
Baca Juga: Jalan Ditutup Dampak Penyekatan, Perlakuan Wanita ke Bapak Pengayuh Sepeda Jadi Sorotan
"Kalau korban jiwa tidak ada. Yang ada hanya korban luka ringan dan itupun saat ini korban sudah bisa beraktifitas kembali. Terkait motor yang terseret, itu benar terseret lebih kurang 200 meter. Namun saat terseret, pengemudi motor sudah tidak berada di motornya," kata Tejo memberikan keterangan terkait kasus tabrak lari yang viral itu.
Tejo mengatakan pihaknya tengah menyelidiki motif pengendara kabur usai menabrak. Sejauh ini belum diketahui alasan perempuan itu kabur hingga menabrak.
"Kita masih dalami kondisi dari perempuan tersebut karena memang ada hal yang memang panik atau apanya masih dalam penyidikan," ujarnya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Usai Diinterogasi Polisi atas Meninggalnya Bocah NS, Ibu Tiri Nangis-Nangis Minta Maaf
-
2 Fakta Unik Debut Dion Markx Bersama Persib Bandung
-
Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Nizam Curigai Hubungan Istri dengan Anak Angkat
-
Carlos Pena Ungkap Penyebab Hokky Caraka Terpaksa Pakai Sarung Tangan Lawan Persib Bandung
-
Persija Jakarta Incar Puncak, Faktor Mental Pemain Jadi Kunci Harus Kuat dan Bangkit Lagi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam