SuaraJabar.id - Minta dinikahi secara resmi, seorang biduan dangdut di Tasikmalaya bernama bernama Maulidiasari (31) malah dihadiahi bogem mentah oleh suami sirinya.
Tak terima atas Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan suami sirinya, Maulida kemudian melaporkan apa yang dialaminya ke Satreskrim Polres Tasikmalaya, Sabtu (24/7/2021).
Warga Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa menuturkan, suami sirinya tega melakukan kekerasan kepada Maulidia dikarenakan korban atau istri sirihnya terus menerus menuntut untuk dinikahi secara resmi atau negara.
Kekerasan yang dialami oleh biduan dangdut itu berupa luka lebam di bagian kaki akibat dipukul dan diseret menggunakan sepeda motor.
"Saya bersama anak saya yang masih bayi didampingi keluarga melaporkan kekerasan yang dialami akibat dipukul oleh suami sirih saya, ke Polres Tasikmalaya," kata Maulidiasari.
Ia mengungkapkan, akibat KDRT yang dialaminya ada beberapa luka pernah dirasakan di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala pun pernah dipukul.
"Saya dianiaya karena meminta untuk dinikahi secara resmi formal diakui negara oleh suami sirih saya. Saya sudah tujuh tahun rumah tangga, dan punya anak enam tahun," ungkap Maulidiasari.
Ia menuturkan, ingin anaknya diakui hak nya oleh negara, dan statusnya terjamin dengan pernikahan yang sah secara negara.
"Dipukul tiga kali kepala kalau ini pegang stang motor malah di gas oleh suami sirih saya. Bingung menjalani rumah tangga ini. Ingin diakui statusnya oleh negara," tambah Maulidiasari.
Baca Juga: Korban KDRT Alfath Fathier, Nadia Christina Pamer Lebam di Sekujur Tubuh
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno membenarkan sudah menerima laporan penganiayaan terhadap wanita asal Kecamatan Salopa yang bekerja sebagai penyanyi dangdut itu.
Satreskrim Polres Tasikmalaya, terang Hario, akan mendalami kasus penganiayaan tersebut. Termasuk meminta keterangan korban dan saksi.
"Iya benar kami terima laporan lagi, dan sedang kami dalami," ungkap Hario.
Berita Terkait
-
Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?
-
Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual
-
50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan
-
Diduga Jadi Pengepul dan Setor Rp1,12 M, Guru SMA di Tasikmalaya Terseret Kasus Korupsi Unsoed
-
Sepekan Hilang, Polisi Temukan Titik Terang Keberadaan Cinta
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan
-
Temuan Anyar Sidak DPR di Lapas Cibinong: Ada Bangunan Tanpa Izin dan Krisis Tenaga Kesehatan
-
13 Rumah Terdata Cuma 3 Milik Negara, DPR Soroti Ketimpangan Aset - Isu Jual Beli di Lapas Cibinong
-
Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes
-
Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi