Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Senin, 26 Juli 2021 | 11:32 WIB
Seorang pasien sesak napas terlantar di parkiran IGD Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga (RSU DK) Ciamis, Jawa Barat, Kamis (22/7/2021). [Harapan Rakyat Online]

Mencoba terus berikhtiar, maka pihak keluarga datang ke RSU Dadi Keluarga dengan harapan pasien bisa mendapatkan perawatan atau pertolongan oksigen.

Namun, katanya, dari pihak perawat yang datang di IGD mengkonfirmasi bahwa stok oksigen di RS Dadi Keluarga terbatas.

Adapun oksigen tersebut hanya untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Mendengar informasi tersebut, pihak keluarga pasien non Corona ini berunding dengan pihak RS Dadi Keluarga.

Baca Juga: Berusaha Tegar, Air Mata Amanda Manopo Tumpah saat Ibunda Dimakamkan

Akan tetapi jawabannya masih sama, bahwa stok oksigen terbatas, dan hanya untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sehingga, kami dari pihak keluarga memutuskan untuk membawa pasien kembali ke rumah,” katanya.

Harapan Keluarga Pasien kepada Pemkab Ciamis
Lebih lanjut Nurhidayat menambahkan, bahwa pihak keluarga pasien ingin meluruskan bahwa almarhum memang tidak terlantar saat berada di RSU Dadi Keluarga.

“Kami hanya ingin meluruskan saja, agar tidak ada kesalahpahaman bahwa pasien memang tidak terlantar di RSU Dadi Keluarga,” katanya.

Namun, dengan adanya kejadian tersebut, Nurhidayat berharap kepada Pemkab Ciamis agar bisa mengevaluasi kembali pelayanan kesehatan rumah sakit. Terutama dari segi pelayanannya.

Baca Juga: Hati-hati, Bersin Jadi Gejala Umum Covid-19 Bagi yang Telah Divaksinasi

“Bilamana ada pasien yang memang harus mendapat bantuan, tolonglah bantu. Jangan sampai terjadi seperti kejadian yang menimpa almarhum,” harapnya.

Load More